Mengenal Jenis-Jenis Sapi Persilangan

Pertanianku – Ada beberapa jenis sapi pedaging di beberapa negara yang dapat digunakan sebagai bakalan untuk usaha penggemukan sapi. Namun, sebelum memutuskan untuk memilih jenis sapi yang akan digunakan sebagai bakalan, Anda perlu memikirkannya secara matang agar hasilnya memuaskan.

Mengenal Jenis-Jenis Sapi Persilangan

Jenis sapi luar negeri yang terdapat di negara subtropis pada umumnya memiliki pertumbuhan cepat, ditandai dengan pertambahan bobot badan yang tinggi. Akan tetapi, untuk mencapai pertambahan bobot badan yang tinggi, dibutuhkan pemberian pakan yang banyak, berkualitas tinggi, pengelolaan yang baik, serta lingkungan yang mendukung.

Oleh karena itu, beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru melakukan persilangan sapi asli subtropis dengan jenis sapi asli tropis. Tujuannya, untuk mendapatkan jenis sapi yang memiliki pertumbuhan cepat, tetapi dapat menyesuaikan diri dengan pakan yang kurang berkualitas. Berikut beberapa jenis sapi hasil persilangan.

  • Sapi santa gertrudis

Sapi santa gertrudis merupakan hasil persilangan antara sapi pejantan brahman dan induk shorthorn. Sapi ini pertama kali diciptakan dan dikembangkan di Texas, Amerika Serikat. Sapi ini memiliki bentuk fisik bergelambir dan pejantannya memiliki punuk kecil. Bulunya berwarna cokelat kemerahan, pendek, dan halus. Sapi ini memiliki postur tubuh yang besar dengan punggung dan kepala lebar. Sapi ini memiliki lipatan kulit di bawah leher.

  • Sapi beefmaster

Sapi beefmaster merupakan hasil persilangan antara sapi brahman dengan hereford dan shorthorn. Sapi ini disilangkan dan dikembangkan di Texas dan Colorado, Amerika Serikat. Sapi ini memiliki postur tubuh besar dengan variasi warna seperti cokelat, cokelat kemerahan, atau merah bercak putih. Sapi ini memiliki punuk kecil serta tahan terhadap iklim yang bervariasi.

  • Sapi brangusSapi brangus merupakan hasil persilangan antara sapi aberdeen angus dan brahman. Sapi ini memiliki bulu yang halus dan umumnya berwarna hitam atau merah. Sapi ini tidak memiliki tanduk, tetapi bergelambir, bertelinga, berpunuk kecil, dan memiliki kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan iklim dan dapat menyesuaikan diri dengan pakan yang kurang berkualitas.
  • Sapi charbray

Sapi charbray merupakan hasil persilangan antara sapi brahman dan sapi charolais. Sapi ini memiliki bulu berwarna krem agak putih dengan tanduk dan memiliki punuk yang kecil. Sapi charbray jantan dewasa memiliki bobot hingga 770—990 kg.

Baca Juga:  Kekurangan dan Kelebihan Penggunaan Kandang Kotak untuk DOD

Sumber: Buku Bisnis Penggemukan Sapi


loading...