Mengenal Kandungan Gizi dan Khasiat Kembang Kol

Pertanianku – Kembang kol adalah sumber vitamin C (asam askorbat), folat, vitamin K (phylloquinone) dan vitamin B6. vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), dan sejumlah kecil vitamin E (alfa-tokoferol). Khasiat Kembang kol juga menyediakan mineral penting seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium dan mangan tanpa kolesterol berbahaya. Merupakan sumber protein,  dan dengan jumlah lemak jenuh yang sangat rendah, daripada lemak lemak tak jenuh dan asam omega3 lemak esensial yang bermanfaat. Khasiat Kembang kol juga mengandung serat dan mengandung gula alami lebih rendah, jika dibandingkan dengan anggota keluarga lain seperti brokoli.

Mengenal Kandungan Gizi dan Khasiat Kembang Kol

Kembang kol yang paling kita kenal adalah berwarna putih, namun sebenarnya ada beberapa  varietas kembang kol yang berwarna lainnya seperti.

Loading...

Hijau: Kembang kol hijau juga disebut sebagai broccoflower. Disini juga dikenal ada dua bentuk, yaitu bentuk yang normal serta varian yang runcing yang disebut Romanesco brokoli.

Ungu: Kembang kol berwarna ungu karena zat anthocyanin, yaitu zat yang dikenal sebagai antioksidan yang mempengaruhi warna ke sayuran.

Orange: Bunga kol orange sangat bergizi karena mengandung vitamin A lebih banyak dibandingkan dengan varietas bunga kol warna putih. Berikut manfaat kembang kol bagi kesehatan.

Khasiat Kembang kol juga tak kalah dengan brokoli, karena ia juga menawarkan nilai gizi yang juga besar. Khasiat kembang kol Terutama dapat membantu memerangi berbagai penyakit, meningkatkan kekebalan tubuh,  dan membantu dalam menjaga sistem meabolisme yang bersih.

  1. Kapasitas antioksidan

Kembang kol mengandung vitamin C, mangan, dan antioksidan kuat. Kembang kol juga mengandung phytochemical yang disebut indoles dan glucosinates, glucobrassicin, glucoraphanin dan gluconasturtiian. Senyawa sehat ini berguna untuk menstimulasi pembetukan enzim untuk melawan kanker, melindungi sel-sel tubuh dari oksidasi akibat stres, dan mencegah kerusakan sel-sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

  1. Kesehatan jantung
Baca Juga:  Lokasi yang Berpotensial untuk Menanam Lada

Kembang kol mengandung vitamin K yang bersifat anti radang. Konsumsi secara teratur kembang kol akan memastikan sirkulasi darah yang sehat, karena akan membantu menjaga pembuluh darah dengan adanya senyawa  glucoraphanin. Glucoraphanin akan dikonversi menjadi isothiocyanates, yang akan mengaktifkan kegiatan anti peradangan dan mencegah akumulasi lipid dalam pembuluh darah. Hal ini akan membantu mencegah aliran darah tersumbat, sehingga mengurangi risiko kondisi seperti aterosklerosis, serta  meningkatkan kesehatan jantung. Isothiocyanate, indole-3-carbinol atau I3C merupakan komponen anti inflamasi yang berfungsi pada tingkat genetik dan menghambat dorongan inflamasi pada tahap awal. Seperti yang didukung oleh penelitian, indoles telah terbukti secara efektif pada sintesis lipid, kadar trigliserida, kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Penelitian juga telah membuktikan fungsi anti-trombotik dan anti-platelet dari Indole 3 carbinol,  yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kesehatan jantung. Omega3 yang terdapat di bunga kol dalam bentuk asam alpha-lenolenic .

  1. Kanker

Kembang kol mengandung glukosinolat yang rusak untuk memberikan senyawa yang sehat seperti sulforaphane dan isothiocyanate, yang juga disebut indole 3 carbinol. Penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki efek kemopreventif dan anti-estrogen yang membantu dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Bukti Penelitian telah mendukung fakta bahwa konsumsi  sayuran seperti kembang kol akan membantu mengurangi risiko berbagai jenis kanker seperti kanker paru-paru, kanker kandung kemih, kanker payudara, kanker prostat, kanker ovarium dan kanker serviks.

  1. Kesehatan tulang

Kembang kol mengandung vitamin C yang berperan penting dalam produksi kolagen yang melindungi sendi dan tulang dari kerusakan akibat peradangan. Juga mengandung vitamin K yang dapat membantu mencegah kehilangan massa tulang, baik pada pria maupun  wanita.

  1. Hipertensi dan kolesterol

Sifat glucoraphanin dan sulforaphane pada kembang kol akan membantu dalam mengurangi stres oksidatif dan jumlah kolesterol jahat (LDL). Juga akan mendorong stimulasi kolesterol HDL dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, serat dan asam lemak Omega-3  dalam kembang kol juga membantu mengurangi kolesterol jahat dan mencegah pengerasan arteri.

  1. Kesehatan Otak
Baca Juga:  Sayuran Amaranthaceae yang Sering Dikonsumsi

Kembang kol mengandung kolin dan fosfor,  yang efektif dalam memperbaiki daya dari membran sel. Hal ini penting untukmenjaga fungsi dari sistem otak yang efisien dan saraf untuk penghubungan sinyal saraf. Selain itu, kalium dan vitamin B6 pada kembang kol juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan meningkatkan komunikasi yang tepat pada saraf dengan memproduksi berbagai neurotransmiter yang diperlukan termasuk dopamin dan norepinefrin.

  1. Diabetes

Kandungan kalium dalam Khasiat kembang kol membantu dalam mengatur metabolisme glukosa. Hal ini juga dimanfaatkan oleh pankreas untuk mensekresi hormon insulin untuk mengambil tindakan terhadap tingkat mengangkat gula darah dalam tubuh. Rendahnya tingkat kalium dalam tubuh pada akhirnya dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan menimbulkan ancaman diabetes. Selain itu, penelitian telah mendukung bahwa vitamin B-6 dari kembang kol juga efektif dalam meningkatkan toleransi glukosa pada pasien dengan diabetes gestasional.

  1. Stroke

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran berdaging putih seperti kembang kol akan membantu dalam mengurangi risiko stroke. Ini dihubungkan dengan adanya senyawa allicin yang dapat membantu dalam pembersihan hati dan darah.

Loading...
Loading...