Mengenal Karakter Burung Parkit yang Cantik

Pertanianku Burung parkit (Melopsittacus undulatus) terkenal sebagai burung cantik yang memiliki banyak corak pada bulunya dan berasal dari Australia. Parkit sudah banyak ditangkarkan di Indonesia dan terkenal di kalangan hobiis burung. Selain penampilannya yang menarik, daya tarik parkit juga terletak pada suaranya yang berisik sehingga sering dijadikan sebagai burung pendamping untuk dimasterkan suaranya pada burung lain.

burung parkit
foto: Pixabay

Habitat asli burung parkit adalah hutan sekunder terpencil dan terbuka. Parkit hidup berkelompok dan terkadang berpasangan. Pada musim kawin, parkit akan membangun sarang di lubang pohon sebagai tempat untuk bertelur dan membesarkan anak-anaknya.

Si cantik parkit menyukai biji-bijian, nektar, dan kuncup daun. Di balik tampilannya yang indah, rupanya parkit memiliki karakter pemalu, tetapi suka semaunya sendiri.

Daya tarik lainnya yang membuat hobiis burung kicau jatuh hati adalah parkit bisa diajak bermain. Tentunya, karakter bisa diajak main baru bisa Anda dapatkan setelah berhasil menjinakkannya. Burung dapat dijinakkan dengan memberikan makan secara langsung di telapak tangan Anda.

Agar burung tidak terbang jauh, Anda dapat mencabut bulu primer parkit atau bulu yang panjang. Pencabutan bulu dapat dilakukan sebelum burung dilatih dan diajak main.

Sayangnya, parkit sangat mudah terjangkit penyakit. Oleh karena itu, cara terbaik mengatasi permasalahan penyakit adalah mencegah penyakit. Pencegahan dapat dilakukan dengan teknik pemeliharaan yang tepat.

Parkit lebih cocok dipelihara di dalam kandang besar. Kandang yang besar tersebut bisa digunakan untuk memelihara lebih dari sepasang parkit. Hal ini sangat berguna untuk membuat burung nyaman dan Anda bisa menikmati keindahan parkit.

Bila Anda ingin mengembangbiakkan parkit, sebaiknya pasang sarang di dalam sangkar atau kandang.

Untuk mencegah parkit sakit, Anda harus menyediakan makanan pokok seperti biji atau pelet segar setiap harinya. Makanan yang basah harus segera dibuang karena bisa menyebabkan kotoran parkit memiliki banyak air. Biasanya, air tersebut terdapat di dalam buah dan sayur.

Baca Juga:  Waktu yang Tepat untuk Menutup Sangkar Burung Kenari dengan Kain

Burung parkit membutuhkan air minum bersih setiap harinya. Hindari pencampuran suplemen ke dalam air minum karena dapat menyebabkan bakteri cepat bersarang. Pencampuran suplemen sebaiknya dilakukan pada makanannya saja.