Mengenal Kucing Singapura


Pertanianku – Nama ‘Singapura’ yang disematkan pada kucing jenis ini diambil dari bahasa Melayu-nya Singapore yaitu ‘Singapura’. Kucing ini memiliki ukuran bola mata dan daun telinga yang besar jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya, kucing ini memiliki bulu berwarna abu-abu, dan ekor yang tumpul. Kucing ini merupakan salah satu ras kucing berbadan kecil yang ada di dunia. Kucing jenis ini merupakan spesies kucing ras murni.

Mengenal Kucing Singapura

Bulunya sangat pendek, dan padat dengan tubuh yang terbilang berotot. Seekor kucing singapura betina dewasa beratnya hanya sekitar  2,5–3 kg, sedangkan yang jantan sekitar 3–4 kg. Warna bulu kucing singapura cenderung tabby tipis. Jadi, batas antara satu warna dan warna lainnya tidak terlalu jelas. Meski ada kemungkinan untuk melahirkan kucing dengan bulu berwarna solid, hanya warna sepia agouti yang diakui oleh Cat Registry. Karakteristik kucing singapura menurut CFA adalah jenis kucing yang aktif, punya rasa ingin tahu yang tinggi, dan senang bermain.

Kucing singapura sudah diakui oleh CFA pada tahun 1982 dan mendapatkan status Championship pada 1988. Dalam masa-masa diantara 1982–1988 tersebut ditemukan fakta bahwa kucing jenis ini dapat terlahir dengan memiliki warna solid karena suatu gen resessive.

Penyakit yang sering terjangkit pada kucing ini adalah uterine inertia, yaitu kelemahan otot-otot rahim betina yang membuat mereka kurang begitu mampu untuk melakukan persalinan sendiri. Oleh karena itu, sering diperlukan proses caesar untuk membantu persalinan mereka.