Mengenal Lebih Dekat Morfologi Tanaman Cabai

Pertanianku — Cabai merupakan salah satu bahan masakan yang paling sering Anda temui. Morfologi tanaman cabai terdiri atas akar, batang, cabang, daun, bunga, buah, dan biji. Simak ulasan lebih detail mengenai bagian morfologi tanaman cabai.

morfologi tanaman cabai
foto: Pertanianku

Akar

Tanaman cabai memiliki akar tunggang yang sangat kuat. Akar tunggang tersebut terdiri atas akar utama dan lateral. Akar tersier merupakan akar serabut yang keluar dari akar lateral. Panjang akar primer mencapai 35—50 cm dan akar lateral mencapai 35—45 cm.

Batang

Batang cabai umumnya berwarna hijau tua dan berkayu. Panjangnya dapat mencapai 30—37,5 cm dan berdiameter 1,5—3 cm. Sementara itu, panjang cabangnya sekitar 5—7 cm dengan diameter sekitar 0,5—1 cm.  Di daerah percabangan terdapat banyak tangkai daun dan daun. Tangkai daun berfungsi untuk menopang daun. Ukuran tangkai daun sangat pendek hanya sekitar 2—5 cm.

Daun

Tanaman cabai memiliki daun tunggal. Daun tersebut muncul di tunas-tunas samping secara berurutan di batang utama yang tersusun spiral. Umumnya, daun cabai berwarna hijau hingga hijau tua.

Bunga

Bunga tanaman cabai bersifat tunggal dan muncul di bagian ujung ruas tunas. Warna mahkota bunga bervariasi, mulai dari putih, kuning muda, kuning, ungu dengan dasar putih, putih dengan dasar ungu, atau ungu. Warna tersebut bergantung pada varietas yang Anda pilih.

Alat kelamin jantan dan betina bunga cabai terletak di satu bunga sehingga bunga tanaman ini terbilang bunga sempurna. Putik bunga panjangnya sekitar 0,5 cm, berwarna putih dengan kepala berwarna hijau. Bunga cabai ada yang menggantung, horizontal, dan tegak.

Buah

Buah cabai berongga dengan jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan varietasnya. Di dalam buah terdapat plasenta tempat biji cabai melekat. Umumnya, daging buah cabai terasa renyah dan kadang-kadang lunak.

Baca Juga:  Tanaman yang Sefamili dengan Cabai

Ukuran buah cabai bervariasi, bergantung pada varietasnya. Sementara itu, bentuk buah cabai dibedakan menjadi panjang, bulat, segitiga, campanulate, dan blocky.

Biji

Bii cabai melekat di sepanjang plasenta. Warna biji cabai beragam, mulai dari putih hingga kuning jerami. Bagian luar biji merupakan lapisan yang keras. Biji cabai merupakan bibit untuk menghasilkan tanaman baru.