Mengenal Lebih Jauh Ikan Tak Bersirip, Belut

Pertanianku – Belut merupakan salah satu jenis ikan yang tidak memiliki sirip dada, sirip punggung, dan sirip dubur. Ketiga sirip tersebut telah berubah manjadi sembulan kulit yang tidak berjari atau beruas. Selain itu, tubuh belut tidak bersisik dan tidak bersirip perut. Letak dubur jauh ke belakang badan. Tempat hidupnya dari kecil sampai dewasa dan bertelur adalah di perairan tawar yang berlumpur. Belut juga dapat ditemukan di sungai atau rawa-rawa yang tawar maupun payau.

Pengetahuan Dasar Budidaya Belut

Berikut adalah beberapa jenis belut yang telah dikenal di beberapa negara, termasuk Indonesia.

  1. Belut sawah (Monopteros albus Zuieuw, juga dikenal dengan sinonim Fluta alba). Panjang badannya 20 kali tinggi badannya. Letak permulaan sirip punggung sedikit di belakang perut. Belut ini mempunyai tiga lengkung insang. Oleh karena banyak ditangkap di sawah, belut ini disebut ‘belut sawah’.
  2. Belut kirai atau belut rawa (Ophisternon bengelense atau Synbranchus bengaalensis Mc. Clell). Panjang badannya 30 kali tinggi badannya. Letak permulaan sirip punggung di muka dubur. Lubang insangnya kecil, hanya di bagian perut saja. Belut ini memiliki empat lengkung insang.
  3. Belut laut (Macrotema caligans Cant). Belut ini matanya sangat kecil, bertepatan dengan tengah bibir. Lengkung insangnya ada empat buah. Letak permulaan sirip punggung bertepatan dengan dubur. Insangnya normal, dan ada satu lubang insang yang panjang.
  4. Belut kuda (Amphipnous cuchai), terdapat di India. Belut ini memiliki kantong mirip paru-paru dari ruang insang yang meluas di bawah kulit tengkuk dan sedikit menonjol. Sebagian besar waktunya dihabiskan di luar air dengan bergelut di dalam lumpur dan rumput basah ketika mencari pakan. Selama musim kemarau, belut ini melewatkan musim kemaraunya dengan tidur di dalam lumpur.
Baca Juga:  Manfaat Probiotik untuk Ikan

 

Sumber: Buku Budidaya Belut dan Sidat

 


loading...