Mengenal Manfaat Sayur Kale

Pertanianku – Kale merupakan nama sejenis sayuran, yang mungkin kurang familiar ditelinga Kita. Namun, kale adalah sayuran yang sangat populer dinegara-negara Eropa, Amerika,  dan Jepang, dan banyak dikenal sebagai sayuran dengan kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan lengkap.

Mengenal Manfaat Sayur Kale

Banyak orang yang menyebut kale adalah sayuran bentuk awal dari kubis. Dan beberapa lagi mengatakan jika kale sama dengan kailan. Kale memang masih dalam satu keluarga dengan kubis, kailan, bungkul, dan brokoli, akan tetapi sayuran berdaun hijau keriting ini adalah karakterisitik tersendiri. Anda dapar menemukan sayuran kale ini disupermarket. Berikut manfaat dan kandungan gizi sayur kale bagi Kesehatan

Loading...
  1. Manfaat antioksidan

Kale adalah sayuran dengan kandungan zat antioksidan yang tinggi dan lengkap. Meskipun berwarna hijau, sayuran keriting ini adalah sumber betakaroten yang tinggi, lutein, dan zeaxanthin. Zat tersebut adalah flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antikanker yang kuat. Betakaroten adalah provitamin A, yang akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

  1. Mengandung Omega 3

Asam lemak Omega 3 akan memberikan manfaat anti-inflamasi, mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan sendi, kesehatan otak, dan penting untuk kesehatan secara keseluruhan. Hanya satu cangkir kale akan memberikan kira-kira 10% dari kebutuhan harian omega 3 yang disarankan.

  1. Tinggi Vitamin C

Selama ini orang mengenal sumber alami tertinggi vitamin C adalah buah jeruk. Akan tetapi ternyata kale ini lebih tinggi kandungan vitamin C daripada jeruk, yaitu 100 gram daun segar mengandung 120 mg atau setara dengan 200% dari kebutuhan harian vitamin C yang disarankan. Vitamin C merupakan antioksidan kuat, yang membantu tubuh untuk mengembangkan kekebalan terhadap agen infeksi dan anti radikal bebas.

  1. Kesehatan mata yang baik

Manfaat sayur kale lainnya mengandung vitamin A, yaitu 100 g daun kale segar memberikan 512  kebutuhan perhari yang disarankan. Vitamin A diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan selaput lendir, kulit dan terutama sangat penting untuk penglihatan. Makanan yang kaya vitamin A dikenal akan memberikan perlindungan terhadap kanker paru-paru dan kanker rongga mulut. Zeaxanthin adalah karotenoid penting, yang secara selektif diserap ke dalam macula lutea retina pada mata untuk filtering antioksidan dan pelindung mata. Dengan demikian akan membantu kita untuk mencegah ablasi retina dan perlindungan dari katarak pada orang tua.

  1. Sumber vitamin K
Baca Juga:  Cara Mengaplikasikan Pestisida untuk Tanaman Mentimun

Manfaat sayur kale adalah salah satu sumber vitamin K yang baik, 100 gram sayuran ini menyediakan sekitar 700% dari kebutuhan harian yang direkomendasikan. Vitamin K berperan terhadap kesehatan tulang dengan cara mempromosikan osteotrophic (pembentukan dan penguatan tulang). Vitamin K juga dibutuhkan tubuh untuk mencegah penggumpalan darah, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf di otak. Dengan demikian sangat berperan dalam pengobatan pasien yang menderita penyakit Alzheimer.

  1. Sumber kaya B kompleks

Sayuran berdaun hijau ini juga banyak mengandung beberapa vitamin dari B-kompleks,  seperti niacin , vitamin B – 6 (pyridoxine) , thiamin , asam pantotenat , dll , yang penting untuk metabolisme substrat dalam tubuh.

  1. Sumber mineral tinggi

Sayur berdaun keriting ini juga dikenal kaya kandungan mineral seperti tembaga, kalsium, natrium, kalium, zat besi, mangan, dan fosfor. Kalium merupakan senyawa penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu untuk mengontrol detak jantung dan tekanan darah dengan cara melawan efek sodium. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai kofaktor untuk enzim antioksidan, superoksida dismutase. Zat besi diperlukan untuk pengangkutan oksigen ke seluruh sel tubuh dan pembentukan sel darah merah.

  1. Tinggi Kalsium

Kale adalah jenis sayuran yang tinggi mengandung kalsium, yang biasanya banyak terdapat dalam susu. Kalsium bermanfaat bagi tubuh terutama untuk kesehatan tulang. Jika kekurangan kalsium, maka tubuh akan mengambilnya dari tulang. Dengan demikian kekurangan kalsium akan memperbesar peluang untuk osteoporosis.

Loading...
Loading...