Mengenal Mangga Kemang


Pertanianku – Mangga kemang (Mangifera caesia Jack) memiliki banyak nama lokal, antara lain binjai, binglo putih, binglo atau kemang (Sunda); binglu yang besar, yang kecil kemang, gorbus (Batak); suka (Bima); kwuta atau kwutak (Flores); dan belu atau binjai (Lampung).

Mangga Kemang

Pohon mangga ini bisa mencapai ketinggian sekitar 20—40 m. Dengan pertumbuhan tegak, Pohonnya berbatang bulat dengan diameter 80—100 cm dan berwarna kelabu, serta memiliki ranting yang sangat tebal dan kuat. Bentuk tajuk pohon mangga kemang berbentuk bulat telur.

Daunnya berbentuk lanset (lengkung lancip) dan berukuran panjang 10—15 cm dan lebar 3—15 cm. Tangkai daunnya bulat, tebal, dan panjangnya 1—5 cm. Tulang daun terdiri dari 18—30 pasang. Permukaan daun bagian atasnya berwarna hijau tua. Bunga majemuknya berbentuk malai, berukuran panjang 30—75 cm, dan berwarna merah cokelat. Dalam satu malai, terdapat bunga jantan dan betina. Berbunga pada bulan Juni—Desember dan buahnya dapat dipanen pada bulan September—Maret.

Buah berbentuk seperti elips, berukuran panjang 12—16 cm dan lebar 6—10 cm, berwarna kuning kecokelatan saat telah masak dan berbau seperti terpentin, serta memiliki rasa yang beragam (ada yang asam, asam manis, atau sepet). Buah mangga jenis ini sering kali dimakan sebagai rujak atau asinan. Peloknya berukuran besar dan tebal.

 

Sumber: Buku Bertanam Mangga di Kebun dan Pot

 

Baca Juga:  Cara Praktis Mengetahui Buah Matang