Mengenal Masa Laktasi pada Ternak Sapi Perah

Pertanianku — Pada ternak sapi perah, dikenal masa laktasi bagi sapi yang diternakkan. Masa laktasi perlu diketahui terutama bila Anda ingin beternak sapi perah. Selain itu, ada beberapa hal penting lain yang perlu disiapkan dalam melakukan pemerahan selama masa laktasi ini.

masa laktasi
Foto: pixabay

Sapi perah betina sudah mulai berkembang biak pada usia 2,5 tahun. Setelah melahirkan anak, sapi dapat diperah dalam kurun waktu 10 bulan. Masa laktasi berlangung selama 10 bulan ini atau kurang lebih 305 hari.

Di awal masa laktasi, susu yang dihasilkan oleh sapi berwarna kekuningan dan sedikit kental. Susu ini disebut kolostrum. Tidak seperti susu lainnya, kolostrum memiliki banyak kandungan gizi yang tidak dimiliki susu pada umumnya.

Loading...

Kolostrum sangat baik bagi pertumbuhan anakan sapi. Tak hanya sapi, mamalia lain juga memproduksi kolostrum. Setelah fase kolostrum ini selesai, sapi mulai memproduksi susu yang memiliki kandungan nutrisi lebih rendah. Fase ini terjadi hingga sapi selesai mengalami masa laktasi.

Sapi mengeluarkan susu dengan jumlah yang tidak sama setiap harinya. Mula-mula, volume susu sapi yang dihasilkan agak sedikit dan terus mengalami penambahan volume setiap harinya.

Produksi susu berikutnya akan terus menurun hingga bulan ke-10. Tidak hanya produksi susu, tetapi berat badan sapi juga akan mengalami kenaikan dan penurunan.

Sapi betina dapat mengandung satu kali dalam setahun. Sapi-sapi ini akan mampu beranak dan memproduksi susu hingga usianya mencapai 10 tahun. Puncak produktivitas sapi terjadi ketika usianya 7—8 tahun. Setelah melewati usia produktif, produksi susu akan berkurang drastis.

Saat memerah susu sapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Waktu pemerahan sebaiknya dilakukan hanya dua kali dalam sehari. Dalam satu kali pemerahan hanya dilakukan selama 5—7 menit. Waktu ini penting bagi Anda yang akan beternak sapi perah sebagai gambaran menentukan waktu pemerahan.

Baca Juga:  Kiat Sukses Beternak Ayam Kampung Petelur

Hal lain yang harus diperhatikan adalah kandang dan alat perah yang harus steril. Tak hanya itu, badan sapi yang diperah juga harus dibersihkan agar tidak mencemari susu yang diproduksi. Membersihkan sapi ini dilakukan terutama pada bagian ambing. Cuci bersih ambing dengan air hangat terlebih dahulu. Pemerah susu pun harus memerah susu dalam keadaan bersih.

Susu sangat mudah menyerap bau. Oleh karena itu, kebersihan dalam pemerahan susu merupakan hal yang wajib diperhatikan.

Loading...
Loading...