Mengenal Si Manis Berkalori Rendah, Daun Stevia


    Pertanianku – Gula yang kita tambahkan dalam makanan sehari-hari kebanyakan terbuat dari tebu. Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat menyebabkan diabetes. Karena hampir setiap makanan lezat menggunakan gula sebagai pemanis. Gula yang dibuat dari tebu atau jagung diketahui mengandung kalori yang tinggi. Dalam satu sendok teh gula pasir mengandung 30 kalori dan 8 gram karbohidrat. Padahal anjuran konsumsi kalori gula per hari maksimal 100 kalori untuk perempuan dan 150 kalori untuk laki-laki.

    Mengenal Si Manis Berkalori Rendah, Daun Stevia

    Mengurangi asupan gula menjadi tantangan diet. Oleh karena itu masyarakat mulai berpaling pada pemanis rendah kalori. Salah satu alternatif gula yang populer adalah stevia. Pemanis ini memiliki tingkat kemanisan hingga ratusan kali lipat dibanding gula dengan kandungan kalori yang minimal.

    Stevia atau nama ilmiahnya Stevia rebaudiana adalah tanaman herbal. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan, yakni Paraguay dan Brasil. Di kawasan ini daun stevia sudah digunakan sebagai pemanis sejak ratusan tahun yang lalu. Selain itu digunakan juga sebagai pengobatan untuk masalah lambung.

    Daun stevia diketahui memiliki tingkat kemanisan 30 kali lipat dibanding tebu, bahkan setelah diolah menjadi gula tingkat kemanisannya bisa mencapai 300 kali lipat dibanding gula tebu. Walapun tingkat kemanisannya tinggi, stevia mengandung kalori yang sangat rendah. Sebagai perbadingan, 2 sendok gula tebu mengandung 30 kalori dan 8 gram karbohidrat sedangkan 2 sendok stevia hanya mengandung 5 kalori dan 1 gram karbohidrat dengan tingkat kemanisan jauh lebih tinggi.

    Namun, di tingkat global stevia kalah populer dengan tebu atau jagung. Gula masih mendominasi produksi pemanis hingga lebih dari 83%. Pemanis lainnya, termasuk stevia hanya sekitar 7%. Stevia pertama kali digunakan di Jepang. Hingga saat ini masyarakat Jepang menjadi konsumen terbesar pemanis stevia. Pemanis stevia menguasai 40% pangsa pasar pemanis di Jepang. Mungkin hal ini yang membuat angka obesitas di Jepang relatif rendah.

    Baca Juga:  Khasiat Pisang yang Menakjubkan, Yuk, Cari Tahu!

    Pemanis dari stevia banyak digunakan dalam produk-produk diet rendah kalori dan diet diabetes tipe 2. Pada penderita diabetes, pemanis stevia dimanfaatkan sebagai pengganti gula. Efek makanan terhadap diabetes biasanya diukur dengan glycemic index (GI). Semakin rendah indeksnya semakin baik. Untuk diketahui, gula pasir memiliki GI 80, buah apel 39, kentang goreng 95, sedangkan stevia memiliki indeks 0.

    loading...
    loading...