Mengenal Singkat Tanaman Rambusa

Pertanianku — Pernahkah Anda mengenal tanaman yang satu ini? Tanaman rambusa atau Passiflora foetida adalah tanaman yang tumbuh liar dan buahnya banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi.

Tanaman rambusa
Foto: unsplash

Di Indonesia, buah dari rambusa dikenal dengan banyak nama. Buah ini dijuluki mulai dari ceplukan blungsun dalam bahasa Jawa. Masyarakat Sunda menyebutnya permot, rajutan, kaceprek, dan ki leuleur. Sementara, dalam bahasa Melayu rambusa dikenal dengan nama timun dendang atau timun padang.

Ciri buah rambusa adalah bentuknya yang kecil. Buah ini akan tertutup oleh kelopak bunga sehingga buah ini baru akan terlihat ketika kelopaknya dibuka. Saat masih muda, buah berwarna hijau dan akan berwarna kuning jingga ketika masak. Bentuk buah yang bulat lonjong ini dapat memiliki panjang 1,5—2 cm.

Loading...

Dahulu, rambusa ditanam untuk dimanfaatkan buahnya tersebut. Rasanya yang manis membuat banyak orang menyukainya. Rambusa juga ditanam sebagai tanaman pagar untuk melindungi tanah dari erosi.

Tak hanya buah, pucuk muda tanaman rambusa juga kadang dimanfaatkan sebagai sayuran. Tanaman ini biasanya tumbuh hingga 1,5—5 meter dengan batang berambut. Bagian pucuk muda tersebut berupa daun.

Daun rambusa merupakan jenis daun tunggal dengan panjang tangkai 1—3 cm dan berambut panjang. Tanaman rambusa memiliki helai daun berbentuk bulat telur. Daun ini terbagi tiga dengan tepian rata atau bergerigi, meskipun tidak dalam.

Sebelum membentuk buah, tanaman rambusa akan membentuk bunga terlebih dahulu. Bunga ini memiliki kelopak tambahan dengan daun pembalut sebanyak 3 helai. Tabung kelopak membentuk lonceng yang lebar. Daun mahkota memiliki mahkota tambahan.

Bunga rambusa berwarna ungu pada bagian tengahnya. Di sisi pinggirnya, bunga ini berwarna putih cerah. Jika dilihat lebih teliti, Anda akan menjumpai tangkai sari dan tangkai putik yang berbentuk gada.

Baca Juga:  Obati Asma dengan Tanaman Hias Irah-irahan (Cissus javana)

Tanaman rambusa diprediksi berasal dari Amerika Serikat. Kini, tanaman ini tumbuh liar di banyak lokasi di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, Anda dapat menjumpai tanaman rambusa tumbuh di pinggir sawah, bergerombol bersama semak kebun, sawah yang mengering, pinggir pantai, tepian hutan, dan lokasi lain yang terkena sinar matahari cukup.

Loading...
Loading...