Mengenal Sistem Kandang ALPU


Pertanianku – Dalam pemeliharaan ALPU secara intensif, perkandangan merupakan  sarana produksi yang harus disiapkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan ayam sesuai dengan kebutuhannya. Kebutuhan kandang untuk ALPU hampir sama dengan sistem perkandangan pada pemeliharaan ayam pedaging/ayam potong, yaitu tersedianya kandang brooder (indukan) dan kandang pembesaran (grower sampai finisher). Pemeliharaan ALPU secara intensif memerlukan kandang utama dengan sistem tertutup atau semitertutup.

Sistem Kandang ALPU

Pada masa starter, DOC (1 hari—4 minggu) dipelihara di dalam kandang tertutup (closed house) dengan menggunakan kandang brooder (induk buatan) yang menggunakan pemanas. Brooder merupakan alat yang penting untuk menjaga kehangatan tubuh DOC ALPU sehingga tetap sehat. Sumber panas yang digunakan dapat berupa gas, minyak tanah, maupun listrik.

Bentuk kandang grower (ALPU umur 4—6 minggu) biasanya semitertutup dengan lantai beralas litter. Kandang yang digunakan harus berdinding penuh dengan tinggi dinding tertutup 40—60 cm danbagian atas dapat dipasang kawat terbuka. Untuk daerah dengan curah hujan tinggi dan angin bertiup kencang, kandang ini harus dilengkapi dengan layar penutup dinding yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan untuk melindungi ayam.

 

Sumber: Buku Ayam Kampung Pedaging Unggul

 

Baca Juga:  Guna Menekan Harga, Tata Niaga Daging Sapi Perlu Diubah
loading...
loading...