Mengenal Sistem Pernapasan Kuda


Pertanianku Pernapasan dibantu oleh jaringan dari tubuh yang mengambil oksigen dan membuang bahan yang kotor. Berdasarkan tujuannya, pernapasan terbagi menjadi dua, yaitu mengambil oksigen ke dalam darah dan jaringan tubuh, serta mengeluarkan karbondioksida dan bahan terbuang keluar dari darah dan jaringan tubuh.

Sistem Pernapasan Kuda

Kita terbiasa berpikir bahwa bernapas adalah sebagai hal yang terbatas yaitu hanya meliputi udara yang lewat dan paru paru. Pada kenyatannya, bagian dari proses yang terjadi antara darah dan sel jaringan. Bukan hanya pengambilan udara secara terus-menerus oleh paru-paru kemudian dikeluarkan dari paru-paru, melainkan darah juga mengambil oksigen dari udara ke dalam paru-paru dan membawa oksigen ke semua sel jaringan dalam tubuh. Kemudian kembali memindahkan karbondioksida dari sel dan membawanya keluar dari paru-paru untuk dibuang oleh sel dari seluruh tubuh. Ada empat langkah dalam melengkapi proses pernapasan sebagai berikut.

  • Memasukkan udara ke dalam paru-paru.
  • Darah memisahkan oksigen.
  • Jaringan mengambil sebagian dari oksigen dari darah dan sebagai gantinya darah mengambil karbondioksida dari sel.
  • Darah menukarkan karbondioksida menjadi suatu persediaan oksigen yang segar.

Sistem pernapasan terdiri atas hidung, rongga hidung, kerongkongan, pangkal tenggorokan, batang tenggorokan, saluran pernapasan, dan paru-paru.

a. Hidung

Ada dua pembukaan yang mengarah pada rongga hidung, yaitu bertindak sebagai pusat dari penciuman dan sebagai lintas udara untuk pernapasan. Sebagai perasa, bau akan disebarluaskan melalui lapisan batang tenggorokan dekat hidung.

b. Rongga hidung

Dalam rongga hidung terdapat rambut dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring udara, mengatur suhu udara agar sesuai dengan suhu tubuh, dan mengatur kelembapan udara.

c. Kerongkongan

Kerongkongan adalah rongga perototan yang bertolak belakang dengan langit-langit mulut yang lunak. Kerongkongan adalah bagian dari bentuk antara sistem pernapasan dengan sistem pencernaan. Selain itu, kerongkongan merupakan persimpangan antara rongga mulut ke kerongkongan dan rongga hidung ke tenggorokan.

d. Pangkal tenggorokan

Pada pangkal tenggorokan terdapat katup yang disebut epiglotis. Ketika bernapas, epiglotis terbuka dan anak tekak (tonsil) melipat ke bawah bertemu dengan epiglotis. Udara akan masuk melalui pangkal tenggorokan dalam sistem pernapasan. Selain itu, di sini juga terdapat selaput suara. Bagian ini dikontrol oleh 12 unit otot yang akan menutup oleh katup epiglotis. Selama proses penelanan, untuk mencegah makanan masuk ke dalam paru-paru melalui batang tenggorokan katup epiglotis akan menutup. Akan tetapi, akan membuka setelah proses penelanan selesai dan  akan kembali membuka selama proses pernapasan.

e. Batang tenggorokan

Batang tenggorokan adalah saluran yang panjang, terdiri atas cincin kartilago yang berhubungan dengan pangkal tenggorokan dan saluran  pernapasan. Posisinya dalam tubuh adalah di bawah dan di depan dari tenggorokan, seperti halnya arah dari kerongkongan ke lambung.

f. Saluran pernapasan

Ada dua cabang saluran pernapasan, yaitu bronkus sebelah kiri dan bronkus sebelah kanan, yang keduanya akan menuju paru-paru. Di dalam paru paru, bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus. Cabangcabang yang paling kecil masuk ke dalam gelembung paru paru (alveolus), dinding alveolus mengandung kapiler darah. Melalui kapiler darah di alveolus inilah oksigen dari udara di ruang alveolus akan berdifusi ke dalam darah. Selain itu, oksigen dari udara disaring melalui kapiler darah di alveolus. Alveolus akan berdifusi ke dalam darah. Semua alat pernapasan dilapisi oleh selaput lendir.

g. Paru-paru

Paru-paru adalah organ pernapasan yang paling besar yang banyak mengandung sel-sel udara dan letaknya pada rongga dada di atas masing-masing sisi dari hati.

 

Sumber:  Buku Kuda

 

loading...
loading...