Mengenal Varietas Baru Sirsak Ratu

Pertanianku – Buah sirsak merupakan tanaman buah asli Indonesia. Keberadaannya buah ini sudah ada sejak dulu. Namun, kini dari beberapa jenis sirsak yang dikenal masyarakat, hadir varietas sirsak baru yaitu sirsak ratu. Karena tanaman ini dapat menghasilkan buah yang jauh lebih enak dibandingkan dengan sirsak lainnya.

Mengenal Varietas Baru Sirsak Ratu

Menurut Dr. Ir. Sobir, Kepala Pusat Pengkajian Hortikultura Tropika (PKHT) IPB, sirsak ratu  memiliki keunggulan dibanding jenis sirsak lainnya. “Sirsak ratu rasanya lebih manis,  daging buah kering alias tidak terlalu banyak air sehingga tidak benyek, bijinya kecil pipih dan lebih sedikit.”

Baik buah dan daun sirsak jenis ini sangat memiliki banyak manfaat. Buahnya bercitarasa nikmat mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh manusia. jika mengonsumsi buah sirsak dapat mencegah terserang penyakit kanker, berkhasiat mengobati disentri, empedu akut dan kencing batu. Sedangkan daunnya bisa digunakan untuk mengobati kanker, menghilangkan kista dan miom, mengatasi luka borok, mengusir kutu rambut, mengobati jerawat, bisul dan kejang, dan menurunkan tekanan darah. Sehingga sangat baik dikonsumsi bagi penderita darah tinggi. Kandungan anti bakteri dan parasit juga membuat daun sirsak membantu penderita diare, cacingan dan wanita yang keputihan.

Cara budidaya Sirsak Ratu sama saja dengan tanaman sirsak jenis lainnya. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan khusus. Tanaman ini mudah beradaptasi pada beragam jenis tanah pertanian, dan berkembang dengan baik dari dataran rendah sampai tinggi (1.000 mdpl).

Teknik perbanyakan yang paling tepat dan sederhana adalah dengan cara okulasi (penempelan mata tunas). Dengan cara ini secara genetik sifat indukan bisa dipertahankan sampai ke anakan. Jika untuk skala komersil, tidak disarankan untuk memproduksi bibit dari biji. Sebab butuh waktu lama sampai tanaman berbuah jika dari biji, yakni sampai 2–4 tahun. Sedangkan dengan cara okulasi hanya beberapa bulan saja sejak tanam.

Baca Juga:  Penyebab Penurunan Tingkat Kesuburan Tanah

loading...