Mengenali Tanda-tanda Domba Birahi

Pertanianku — Perkawinan domba sama seperti kambing, ternak ini harus mengalami birahi terlebih dahulu sebelum melakukan perkawinan. Domba tidak bisa dikawinkan bila kondisi induk tidak birahi. Jika perkawinan dipaksakan, tingkat keberhasilan kebuntingan tidak akan tercapai. Umumnya, domba yang sedang birahi akan menunjukkan beberapa tanda yang mudah dikenali melalui kasat mata. Berikut ini tanda-tanda domba birahi.

domba birahi
foto: Pertanianku
  1. Alat kelamin betina/bibir kemaluan berwarna merah, bengkak, hangat, serta mengeluarkan lendir bening.
  2. Domba akan terlihat sering gelisah dan nafsu makan menurun.
  3. Domba sama seperti kambing akan sering mengembik dan terus-menerus mengibaskan ekornya.
  4. Domba terlihat sering kencing.
  5. Domba akan sering menggosok-gosokkan tubuhnya pada dinding kandang atau kayu.
  6. Domba yang sedang menyusui akan mengalami penurunan produksi susu atau kadang sama sekali tidak berproduksi.

Domba jantan yang unggul dan bagus dijadikan pejantan umumnya berusia 1,5—2 tahun dan diapkir saat berumur 8 tahun. Induk jantan harus dalam keadaan sehat, tidak terserang penyakit, dan tidak cacat tubuh. Kondisi bulu yang menyelimuti badan induk sebaiknya mulus dan tidak kusam, pada bagian wajah terlihat bersih, cerah, dan matanya mengilap.

Induk pejantan yang unggul biasanya bertubuh gagah dan lincah. Bila dilihat secara saksama, induk memiliki garis punggung yang lurus.

Sementara itu, betina yang unggul untuk dikawinkan adalah sehat dan tidak cacat. Bobot tubuh induk tidak gemuk, sekitar 15 kg. Induk betina sebaiknya berumur 1,5—2 tahun dan memiliki ukuran alat kelamin yang normal. Bagian ambing atau susu terlihat normal dan sama. Seperti halnya pejantan, induk betina yang unggul memiliki bulu yang bersih, mengilap, dan tidak kusam. Selain itu, bentuk kaki lurus dan kuat.

Pilihlah induk yang memiliki sifat keibuan dan berasal dari keturunan induk yang melahirkan dua ekor anak atau lebih.

Baca Juga:  Upaya Kementan Mengendalikan AMR, Ancaman Berbahaya untuk Pertanian dan Peternakan

Induk pejantan dan betina yang unggul sangat dibutuhkan dalam proses perkawinan untuk mendapatkan keturunan yang baik. Apalagi, saat Anda sedang melakukan inseminasi buatan.