Mengendalikan Hama Kacang Hijau Secara Alami

Pertanianku — Hama merupakan musuh utama bagi para petani karena bisa menyebabkan kerugian, termasuk petani tanaman palawija. Mengendalikan hama kacang hijau bisa diawali dengan melakukan penanaman yang sesuai dengan standar. Berikut ini ulasannya.

hama kacang hijau
foto: pixabay

Lahan penanaman

Syarat lahan yang bisa digunakan untuk menanam kacang hijau adalah mengandung liat atau liat berpasir dengan pH sebesar 5,5—6,5. Tanaman kacang hijau tidak tahan genangan air sehingga drainase di lahan harus baik. Namun, tanaman ini tahan terhadap kekeringan. Jika lahan yang digunakan bekas padi, biasanya para petani tidak melakukan pengolahan. Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, pengolahan tetap dilakukan, terutama pada lahan yang padat.

Loading...

Lahan dibajak atau digaru minimal sedalam 20 cm dan didiamkan selama beberapa hari untuk mendapatkan tanah yang gembur. Setelah itu, buat drainase selebar 20 cm.

Pemilihan benih

Gunakan benih yang berasal dari varietas unggulan karena memiliki tingkat produkivitas tinggi serta tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Pilih juga benih yang memiliki daya berkecambah 80 persen dan sehat. Anda juga bisa menggunakan benih yang terjamin kualitasnya, yaitu benih yang bersertifikat.

Jarak tanam

Jarak tanam yang bisa digunakan untuk kacang hijau adalah 30 cm × 20 cm, 20 cm × 20 cm, atau 20 cm × 25 cm. Anda juga harus menyesuaikan jarak tanam dengan lebar tajuk tanaman yang akan dihasilkan. Untuk varietas yang akan menghasilkan tajuk tanaman besar, sebaiknya gunakan jarak tanam yang lebih lebar. Jumlah biji yang digunakan dalam satu lobang sebanyak 2—3 biji sehingga untuk satu hektare memerlukan 15—25 kg benih biji.

Penanaman

Penanaman kacang hijau sebaiknya dilakukan pada akhir musim kemarau atau akhir musim hujan.

Baca Juga:  Teknik Menanam Jagung yang Benar dan Mudah Dipraktikkan

Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada sistem tanaman larikan di sepanjang barisan tanaman atau membuat lubang di dekat lubang tanaman. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk kimia ataupun pupuk organik yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Perawatan

Tanaman harus mendapat penyiraman yang cukup serta penyiangan gulma yang berpotensi menjadi tumbuhan inang dari hama. Penyiangan gulma biasanya dilakukan 20 hari sekali agar pertumbuhan gulma bisa terkontrol.

Pengamatan tanaman dari serangan hama

Meskipun sudah ditanam dengan baik, kacang hijau masih bisa saja diserang hama. Oleh karena itu, Anda juga harus mengendalikan hama kacang hijau dengan terus memerhatikan tanaman dari serangan hama yang kemungkinan datang.

 

 

 

 

Loading...
Loading...