Mengerti Konsep dari Veltikultur


Pertanianku – Kebutuhan manusia akan sayuran selalu tumbuh setiap saat. Otomatis, usaha pertanian sayuran pun harus berkembang. Namun, hal itu tidak diiringi dengan pengembangan lahan pertanian, justru menjadi semakin sempit. Oleh karena itu, manusia membutuhkan kreativitas dalam memanfaatkan lahan untuk mendapatkan kebutuhan sayuran yang diinginkan. Selain itu, kebutuhan sayur tidak hanya dipenuhi dari masyarakat desa, tetapi masyarakat kota juga dapat mengusahakannya sendiri dengan memanfaatkan lahan terbatas. Salah satu bentuk solusinya adalah vertikultur.

Mengerti Konsep dari Veltikultur

Sebelum menerapkan aplikasinya, sebaiknya Anda harus mengenal sekilas tentang vertikultur. Dengan demikian, akan lebih mudah dalam pelaksanaan dan memperkecil kesalahan.

Sistem budidaya pertanian secara bertingkat ini lebih cenderung sebagai konsep penghijauan yang cocok untuk daerah perkotaan dan lahan terbatas. Bahkan, bila kebun dikelola dengan baik dapat menghasilkan produk beberapa kali lipat dari lahan konvensional dengan luas yang sama.

Munculnya vertikultur dapat dipandang tidak hanya sekadar kebun bersusun, tetapi dapat memberikan inspirasi untuk menciptakan dan mengembangkan khasanah biodiversitas di pekarangan terbatas. Selain itu, model dan struktur pertanian vertikal, harus didesain sedemikian rupa agar memudahkan pengguna dalam membuat dan memeliharanya. Desain yang bagus akan memberikan nilai estetika yang menarik dan menyenangkan untuk dilihat.

Baca Juga:  Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Buah Busuk