Mengetahui Perkembangan Usahatani


Pertanianku – Ilmu usahatani mulai dikembangkan di Amerika sekitar tahun 1874 oleh I.P. Robert kemudian oleh Andrew Boss dan Hails pada tahun 1895. Di Indonesia usahatani dipelajari oleh seorang Residen Belanda Sollewyn Gelpke pada tahun 1875. Ia mempelajari usahatani untuk kepentingan pemungutan pajak yang harus dibayar oleh petani, lalu dikembangkan oleh berbagai ahli disertai dengan penelitian-penelitiannya.

Pemilihan Lahan Cabai yang Baik

Menurut Tohir (1983) berdasarkan tujuan dan prinsip sosial ekonomi, perkembangan usahatani digolongkan dalam 3 golongan sebagai berikut.

  1. Usahatani yang memiliki ciri-ciri ekonomis kapitalis misalnya perusahaan pertanian/perkebunan di Indonesia yang berbadan hukum. Dalam hal ini pengelolaan perusahaan terpisah dengan pengelolaan rumah tangga. Orientasi usaha pada komoditas yang dipasarkan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
  2. Usahatani yang memiliki dasar ekonomis–sosialistis–komunitas, misalnya Sovchos dan Kolchos yang ada di Rusia. Usahatani golongan ini menganggap tenaga kerja manusia sebagai faktor yang terpenting, mampu memberikan nilai lebih sehingga tenaga kerja dihargai dengan sangat istimewa. Tujuan utamanya adalah memproduksi hasil bumi untuk keperluan masyarakat banyak dan diatur secara sentral menurut rencana pemerintah.
  3. Usahatani yang memiliki ciri-ciri ekonomis seperti yang diuraikan oleh A. Tschajanov yaitu family farming yang berkembang dari subsistence farming ke commercial farming. Pada dasarnya perkembangan usahatani hanya bertujuan menghasilkan bahan pangan untuk kebutuhan keluarga sehingga hanya merupakan usahatani swasembada atau subsistence. Oleh karena sistem pengelolaan yang lebih baik maka dihasilkan produk berlebih dan dapat dipasarkan sehingga bercorak usahatani swasembada keuangan. Pada akhirnya karena berorientasi pada pasar maka menjadi usahatani niaga. Usahatani pada mulanya hanya mengelola tanaman pangan kemudian berkembang meliputi berbagai komoditi sehingga bukan usahatani murni tetapi menjadi usahatani campuran (mixed farming).
Baca Juga:  Hebat, Ini Dia Inovasi Teknologi Pertanian Terkini

 

Sumber: Buku Ilmu Usaha Tani

 

loading...
loading...