Menggiurkan! Ini Keuntungan Berbisnis Mangga Alpukat


Pertanianku — Sampai saat ini, mangga alpukat masih menjadi perbincangan. Buah yang satu ini termasuk langka karena sulit ditemukan di pasaran. Apalagi, rasa buah mangga yang satu ini sangat lezat. Nah, selain menikmati rasanya, Anda perlu menyadari keuntungan berbisnis mangga alpukat.

berbisnis mangga alpukat
Foto: Google Image

Misalnya saja, jika membeli langsung dari petani, harganya Rp35.000/kg, di pasar atau toko-toko besar harganya sekitar Rp60.000— Rp70.000/kg. Sebenarnya, pemasaran mangga alpukat sudah sampai ke beberapa kota besar. Meski begitu, para pekebun juga melayani pembelian langsung di kebun mereka.

Banyak warga penasaran dengan mangga alpukat yang unik ini. Mereka memilih untuk datang langsung dan ada juga yang ingin memetik secara langsung dari pohonnya.

Dilihat dari prospek pasarnya, dapat diketahui bahwa bisnis mangga alpukat menjanjikan keuntungan yang besar. Selain harga jualnya yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan jenis mangga lainnya, mangga ini juga belum memiliki banyak pesaingnya. Segmen pasarnya pun bermacam-macam. Kita tidak harus menjual buahnya, tetapi juga hal lainnya seperti berikut ini.

  1. Bibit tanaman

Harga bibit tanaman mangga bervariasi, yakni Rp50.000—Rp100.000 per bibit. Kisaran harga jual mangga alpukat cenderung lebih tinggi dibanding bibit mangga lain. Hal ini karena penangkar bibit yang dipercaya masih sedikit, sedangkan permintaan semakin meningkat. Dengan demikian, peluang untuk mengembangkan bibit mangga alpukat msih terbuka lebar.

  1. Tabulampot

Tidak semua mangga memiliki waktu untuk merawat tanaman, mulai dari bibit hingga berproduksi. Mereka menginginkan tanaman yang dibeli sudah pernah berbuah sehingga tidak perlu menunggu lama agar tanaman dapat berbuah kembali.

Hal inilah yang mendorong para penangkar bibit untuk memproduksi tabulampot. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, tabulampot alpukat mangga sudah dapat menghasilkan tanaman dengan bentuk percabangan yang bagus, ukuran yang lebih besar, dan siap berbuah.

  1. Hasil buah
Baca Juga:  Upaya Mengembalikan Kejayaan Pala Asli Kepulauan Banda

Permintaan mangga alpukat cenderung meningkat dan pemenuhannya masih terbatas. Jika Anda ingin menyuplai mangga alpukat di supermarket, tentunya dengan mengebunkannya di pekarangan.