Menghasilkan Pullet dari DOC

Pertanianku – Menghasilkan pullet dari DOC merupakan cara yang paling banyak dilakukan oleh peternak. Selain biaya investasinya yang jauh lebih kecil, pemeliharaan pullet dari DOC juga jauh lebih mudah dan sederhana. Selain itu, pemeliharaan pullet juga bisa dimulai dengan skala kecil sesuai dengan kemampuan modal.

DOC_Gunung Bunder_Bayu_14Jan14 (15)

Kelemahannya adalah terkadang sulit mendapatkan DOC berkualitas,terutama untuk pemeliharaan skala kecil. Hal itu karena umumnya DOC sudah dipesan oleh peternak besar atau poultry shop maupun pedagang broker DOC. Namun, dalam praktik di lapangan, DOC dengan kualitas kelas dua pun bisa menghasilkan pullet dengan kualitas yang baik asalkan dilakukan penerapan manajemen pemeliharaan yang baik.

Loading...

Memelihara pullet dari DOC dapat dilakukan untuk keperluan sendiri maupun untuk dijual (bisnis). Jika digunakan sendiri tentunya keuntungan yang didapat bukan dalam bentuk uang cash, tetapi dalam bentuk penghematan biaya investasi beternak. Hal itu karena biaya memelihara pullet lebih kecil dibandingkan dengan membeli pullet umur 13 atau 16 minggu. Beberapa keuntungan lain dari pemeliharaan pullet sejak DOC antara lain sebagai berikut.

  1. Sejarah pullet; baik penyakit, vaksinasi, maupun pengobatan telah tercatat sehingga mempermudah pelaksanakan program pengobatan maupun vaksinasi lanjutan.
  2. Tingkat stres saat transfer ke kandang (baterai) lebih rendah karena umumnya lokasi kandang layer tidak terlalu jauh dari kandang pembesaran pullet.

Jika pemeliharaan pullet dijadikan sebagai bisnis, produksi pullet bisa diatur agar minimal setiap bulan bisa menjual pullet sehingga setiap bulan ada pemasukan. Dengan demikian, diperlukan jadwal pemasukan DOC setiap bulannya.

Contoh:

Seorang peternak memiliki permintaan pullet umur 16 minggu sebanyak 5.000 ekor setiap bulannya. Agar dapat memenuhi permintaan tersebut, peternak harus menyiapkan 7 kandang dengan kapasitas masing-masing 5.300 ekor, Asumsinya terdapat mortalitas 5%, lama pemeliharaan 4 bulan, dan istirahat kandang 3 minggu setiap siklus produksi. Dengan demikian, tiap bulan peternak bisa menghasilkan panen pullet sebanyak 5.000 ekor. Lain halnya jika permintaan pullet umur 16 minggu adalah tiap minggu. Jadi, kandang pembesaran yang harus disiapkan sebanyak 19 kandang. Kapasitas kandang disesuaikan dengan kemampuan penjualan setiap minggunya dengan perhitungan sama seperti di atas.

Baca Juga:  Cara Mencegah Ayam Ngorok

 

Sumber: Buku Bisnis Pembesaran Pullet

Loading...
Loading...