Mengupas Fungsi Biochar untuk Tanah Pertanian

Pertanianku— Biochar adalah bahan padat yang dihasilkan dari konversi limbah organik pertanian melalui pembakaran tidak sempurna atau dengan suplai oksigen terbatas. Fungsi biochar umumnya untuk memperbaiki kualitas lahan, baik itu fisik, kimia, maupun biologi tanah.

fungsi biochar
foto: Unsplash

Pembakaran tidak sempurna tersebut dilakukan dengan alat pembakaran atau pirolisator dengan suhu 250—350°C selama 1—3,5 jam, bergantung pada jenis biomassa dan alat pembakaran yang digunakan. Pembakaran juga bisa tidak menggunakan pirolisator jika bahan yang digunakan tidak membutuhkannya.

Kedua jenis pembakaran tersebut dapat menghasilkan biochar yang mengandung karbon dan bisa digunakan sebagai pembenah tanah. Anda perlu ketahui biochar bukan pupuk, melainkan hanya berperan sebagai pembenah tanah.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan, penambahan biochar dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengembalikan kualitas tanah yang sudah terdegradasi.

Fungsi biochar dalam bidang pertanian antara lain meningkatkan ketersediaan hara, meretensi (menyimpan/menahan) hara, meretensi air, meningkatkan pH pada lahan kering masam, menciptakan habitat yang baik untuk perkembangan mikroorganisme simbiotik seperti mikoriza karena kemampuan biochar untuk menahan air dan udara serta menciptakan lingkungan yang bersifat netral, khususnya di tanah yang masam.

Biochar juga dapat meningkatkan produksi tanaman dan mengurangi laju emisi CO2 serta mengakumulasi karbon dalam jumlah yang cukup besar.

Uniknya, biochar mampu bertahan lama di dalam tanah lebih dari 400 tahun karena sulit terdekomposisi.

Penelitian yang dilakukan Balai Penelitian Tanah menunjukkan, bahan organik yang digunakan untuk membuat biochar memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Selain bahan yang digunakan, lamanya pembakaran dan alat pembakaran yang dipakai juga dapat menghasilkan karakter biochar yang berbeda.

Bahan baku yang digunakan untuk biochar adalah limbah pertanian yang sulit terdekomposisi atau dengan rasio C/N yang tinggi. Limbah pertanian tersebut antara lain sekam padi, kulit buah kakao, tempurung kelapa sawit, tongkol jagung, sekam padi, dan lain-lain.

Baca Juga:  Peran Lumbung Pangan Masyarakat untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Produksi biochar dari limbah pertanian terbagi menjadi tiga lama pembakaran, yakni 1 jam, 2 jam, dan 3,5 jam.

Pembuatan biochar dengan menggunakan sekam padi sangat mudah, Anda tidak perlu menggunakan alat khusus.