Mengupas Prospek Bisnis Ayam Kampung

Pertanianku — Saat ini ayam kampung sudah mulai dilirik kembali, meski permintaannya tidak begitu tinggi dibanding ayam broiler. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya restoran ataupun rumah makan yang menyajikan menu berbahan dasar ayam kampung. Selain itu, permintaan ayam kampung yang meningkat juga disebabkan oleh adanya perubahan gaya hidup. Permintaan tersebut membuat bisnis ayam kampung terus diminati banyak orang.

bisnis ayam kampung
foto: Pertanianku

Lebih bersensasi

Banyak masyarakat yang mulai memilih ayam kampung karena dagingnya lebih lezat dan gurih. Berbeda dengan ayam broiler yang empuk sehingga tidak menimbulkan sensasi. Daging ayam kampung cenderung liat sehingga terasa ketika digigit.

Selain tekstur serta rasanya, banyak orang yang mencari daging ayam kampung karena kandungan lemaknya lebih rendah dibanding ayam broiler. Kelebihan lainnya yang tidak kalah menarik adalah warna dagingnya yang dianggap lebih eksotik.

Masih lebih sering dipelihara secara tradisional

Ayam kampung lebih sering dibudidayakan secara tradisional. Itu sebabnya persediaan ayam kampung tidak mampu memenuhi permintaan yang ada. Diperkirakan baru 40 persen kebutuhan pasar yang terpenuhi. Di samping itu, pertumbuhan ayam kampung memang terbilang lebih lambat dibanding ayam broiler yang sudah mengalami rekayasa genetik untuk menghasilkan daging dalam waktu yang lebih cepat.

Kendala lain yang kerap dialami saat bisnis ayam kampung ialah ketersediaan DOC yang masih terbatas.

Populasi ayam kampung semakin terbatas saat adanya kasus flu burung yang melanda Indonesia. Sebagian besar populasi ayam kampung di pedesaan yang terduga terjangkit virus flu burung dimusnahkan.

Perubahan cara beternak ayam kampung

Seiring dengan tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap potensi ayam kampung, saat ini sudah banyak orang yang memelihara ayam kampung secara intensif atau dikandangkan. Ternak ayam kampung tersebut juga didukung dengan program vaksinasi flu burung yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan demikian, populasi ayam kampung mulai kembali meningkat.

Baca Juga:  Membuat Pupuk Organik Cair dari Urine Sapi

Kelebihan ayam kampung

Ayam kampung terbilang lebih mudah dipelihara karena ayam tahan terhadap kondisi lingkungan yang buruk. Ayam lebih tahan terhadap stres sehingga Anda tidak memerlukan lahan yang luas. Harga jual komoditas terbilang stabil dan relatif lebih tinggi dibanding ayam broiler.

Untuk memulai bisnis ayam kampung pedaging bagi pemula, hal penting yang harus dimiliki adalah niat, modal, dan ilmu pengetahuan. Buku Panduan Praktis Beternak Ayam Kampung Hari per Hari dapat menjadi salah satu sumber referensi yang dapat membantu Anda memahami lebih jauh mengenai bisnis ternak ayam kampung. Buku tersebut bisa langsung Anda dapatkan dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.