Menikmati Teh dari Lidah Buaya, Seperti Apa Ya Rasanya?


Pertanianku – Lidah buaya dikenal sebagai bahan baku pembuatan kosmetik ataupun sampo. Pasti Anda juga mengetahui ‘kan jika lidah buaya juga bisa diolah menjadi minuman menyegarkan seperti nata de aloevera. Namun, apakah Anda pernah terbayang jika lidah buaya dapat diolah menjadi teh?

Foto: pixabay

Pasti Anda akan bertanya-tanya bukan seperti apa ya rasanya teh lidah buaya?

Lidah buaya sendiri kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida, dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Banyak orang melakukan beragam inovasi. Salah satunya, lidah buaya dikembangkan menjadi bahan makanan dan minuman kesehatan seperti teh lidah buaya ini. Inovasi teh unik ini dibuat oleh Kelompok Tani (Poktan) Aloevera Mekar Sari dari Desa Saba, Gianyar, Bali.

“Ide awalnya kita punya banyak petani lidah buaya, kami berpikir bagaimana kami akan mengolahnya. Lalu kami mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Lalu terciptalah Teh Lidah Buaya ini,” terang salah satu anggota Poktan Aloevera Mekar Sari, Nyoman Wirna.

Cara pembuatan teh lidah buaya ini terbilang mudah. Pertama, tanaman dicuci terlebih dahulu setelah dipanen. Selanjutnya, lidah buaya dipisahkan antara daging dan kulitnya. Lalu, dijemur dengan matahari langsung dialasi plastik.

Setelah 10 hari, lidah buaya sudah kering, kemudian kulitnya dipotong-potong dan dimasukkan ke oven untuk membunuh bakteri. Oven disetel dengan suhu 70°C selama satu jam. Selanjutnya, kulit lidah buaya yang telah kering dikemas.

“Dalam pembuatan teh lidah buaya ini tidak disertai dengan bahan pengawet,” tutur Wirna.

Wirna memberikan tips memilih lidah buaya yang bagus untuk pembuatan teh lidah buaya ini. Menurutnya, lidah buaya yang bagus dan sesuai dijadikan teh adalah yang masa panennya satu tahun tiga bulan. Kalau lidah buaya sudah tua atau berwarna cokelat, sudah tidak bagus lagi.

Baca Juga:  Susah Tidur? Coba Minum Jus Ceri Montmorency

Teh hasil buatan Poktan Aloevera Mekar Sari ini dikomersilkan dengan harga Rp15.000 untuk 25 gram. Dalam sehari Poktan Aloevera Mekar Sari membutuhkan 10 kilogram lidah buaya. Namun, bisa lebih banyak jika ada tambahan pesanan.

Selain nikmat, teh lidah buaya juga diseduh seperti teh pada umumnya. Manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menikmati teh lidah buaya ini antara lain dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti hipertensi, sembelit, kencing manis, sakit kepala, batuk rejam, wasir, kurang gizi, radang tenggorokan, kejang pada anak, muntah darah, dan memperbaiki sistem pencernaan.

Bagaimana, Anda tertarik mencicipi teh lidah buaya tersebut?

loading...
loading...