Meniran, Herba yang Bisa Mengatasi Penyakit Maag

Pertanianku — Masyarakat Jawa dan Sunda mengenal herba ini dengan nama meniran ijo dan meniran, sedangkan di Ternate herba terkenal dengan nama gossau ma dugi. Bagian yang biasanya dimanfaatkan adalah akar, daun, dan kulit kayu. Herba ini merupakan tumbuhan semusim yang tumbuh tegak dan tingginya bisa mencapai 1 meter.

meniran
foto: http://riau.litbang.pertanian.go.id/

Bentuk batangnya bulat, liat, masif, tidak berbulu, licin, dan berwarna hijau keunguan. Daunnya tumbuh majemuk saling berseling, berwarna hijau, anak daun 15—24 helai, bulat telur, tepi rata, pangkal membulat, ujungnya tumpul, dan menggantung. Bunga dari tanaman ini tumbuh tunggal.

Kelopak bunganya berbentuk bintang, sedangkan buahnya berbentuk kotak, bulat, dan berwarna hijau keunguan. Bijinya berukuran kecil, keras, berbentuk ginjal, dan berwarna cokelat tua. Pada bagian daun terdapat methanol dan sesquiterpene lactone. Sementara, pada bagian akarnya terdapat senyawa pentaye.

Loading...

Penyakit yang bisa diobati dari daun meniran cukup banyak. Herba ini bisa berfungsi sebagai pelancar air seni, busung air, infeksi saluran pencernaan, dan penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi hati.

Buahnya yang kecil bisa digunakan untuk menyembuhkan luka dan scabies. Akar segarnya bisa dimanfaatkan menjadi obat sakit kuning dan penambah nafsu makan serta obat antidemam.

Salah satu khasiat herba ini adalah adalah mengobati sakit maag. Untuk mengobati maag, meniran harus diracik terlebih dahulu menjadi ramuan herbal.

Berikut ini resep ramuan herbal daun meniran.

Bahan-bahan:

  • Herba meniran sebanyak lima tangkai (daun, batang, dan akar)
  • Dua gelas air

Cara membuat:

  1. Rebus herba dengan dua gelas air hingga airnya menyusut, tersisa setengahnya.
  2. Minum ramuan ketika sudah hangat jika Anda mengalami gangguan maag.

Disarankan untuk pasien yang sedang melakukan pengobatan jantung untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi ramuan herbal ini. Hal ini dikarenakan terdapat kontraindikasi antara daun meniran dan pasien penderita jantung. Ibu hamil juga dilarang mengonsumsi meniran dalam dosis tinggi karena bisa menyebabkan ketidaksuburan.

Baca Juga:  Khasiat Ginseng Jawa untuk Melancarkan ASI

Penggunaan meniran dalam jangka panjang bisa menyebabkan elektrolit dan mineral dalam tubuh tidak seimbang dan efeknya baru terlihat setelah jangka panjang. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau herbalis sebelum mengonsumsinya, apalagi jika Anda membutuhkannya dalam dosis yang tinggi.

 

 

Loading...
Loading...