Menjijikan, Benarkah Cacing Sutera Juga Menguntungkan?


Pertanianku – Cacing sutera biasa ditemukan di selokan serta tempat-tempat kotor lainnya. Sebagian orang jijik dan geli melihatnya, bahkan untuk menyentuhnya saja ‘ogah’. Padahal, cacing ini memiliki kandungan gizi serta protein yang cukup tinggi, terutama untuk mempercepat pertumbuhan benih ikan. Sampai saat ini, pasokan cacing sutera untuk kebutuhan benih sangat kurang di pasaran karena masih mengandalkan tangkapan alam. Jadi, walaupun menjijikkan, sebenarnya justru bisa menjadi usaha yang menguntungkan karena prospek bisnisnya sangat cerah dan menjanjikan. Sebagai contoh, dalam sehari Anda bisa menjual cacing sutera sebanyak 30 kaleng dengan harga Rp7.000,00/kaleng. Pendapatan yang bisa dihasilkan dalam sehari mencapai Rp210.000,00. Jadi, pendapatan Anda selama 30 hari bisa mencapai Rp6.300.000,00. Bukan hasil yang sedikit bukan?

Aspek Ekonomi Budi Daya Cacing Sutera

Budi daya cacing sutera memang sudah mulai banyak dilakukan oleh para pembudidaya ikan. Namun, produksinya hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Selain itu, pengembangan cacing sutera masih tergolong tradisional. Hal tersebut karena teknologi budi daya cacing sutera belum berkembang dengan baik. Jika dilihat sekilas, cacing sutera memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan kualitas air yang buruk sehingga membuatnya bisa hidup di perairan mengalir, termasuk pada perairan tercemar sekalipun.

Ketergantungan para breeder ikan terhadap cacing sutera yang berasal dari tangkapan alam sebenarnya tidak begitu menguntungkan. Kualitas cacing sutera alam tidak selalu baik, bahkan jika penanganannya tidak tepat dapat menimbulkan penyakit pada benih, lalu mati secara massal.

Penyakit tersebut berasal dari media yang mengandung bakteri atau jamur, lalu terbawa oleh cacing sutera.Dengan melihat kondisi tersebut, solusinya adalah membudidayakan cacing sutera. Selain mudah dibudidayakan, modal yang dibutuhkan untukmemulai usaha juga relatif tidak terlalu besar. Sementara itu, panen bisadilakukan setiap 10—14 hari sekali tanpa harus membeli bibit lagi untukbudi daya selanjutnya. Dengan bisa dihasilkannya cacing sutera sendiri, ada beberapa keuntungan yang didapat, salah satunya adalah kualitasnya lebih baik daripada tangkapan alam. Cacing sutera yang berasal dari penangkaran juga memiliki tingkat kebersihan, kesehatan, umur panen, dan ukuran yang lebih seragam dibandingkan dengan cacing sutera tangkapan alam. Selain itu, kuantitas dan kontinuitas produksinya juga dapat dijaga.

 

Sumber: Buku Beternak Cacing Sutera Secara Modern

 

loading...
loading...