Menko Perekonomian: RI Harus Impor Garam


Pertanianku – Akhirnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, buka suara mengenai keputusan pemerintah mengimpor garam. Menteri Darmin mengungkapkan bahwa kondisi saat ini sudah sulit untuk diselesaikan dengan cepat untuk mengatasi masalah kelangkaan garam.

“Ada ketidakselarasan sedikit tapi sudah selesai. Apa boleh buat, kita harus impor garam karena situasi ini sudah terlanjur sulit. Bukan hanya garam untuk konsumsi kurang, (tapi) harga sudah terlalu tinggi,” kata Darmin di sela pembukaan Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), di Pekanbaru, belum lama ini, seperti mengutip Antara (2/8).

Lebih lanjut Darmin mengatakan, masalah kelangkaan dan melonjaknya harga garam akan menjadi pembelajaran berharga untuk pemerintah membenahi sektor hulu ke hilir indutri garam. “Tentu ini pelajaran yang sangat berharga karena tidak elok lah garam saja kita tidak bisa menghasilkannya. Itu berarti kita harus turun ke petaninya,” ucap Menteri Darmin.

Untuk itu, Darmin mengimbau pemerintah perlu memperhatikan bagaimana meningkatkan produktivitas garam, mulai dari peningkatan infrastruktur dan pergudangan hingga tingkat petani. “Kalau untuk bekerja, mereka (petani) pasti bisa. Tapi gudangnya bagaimana, itu yang harus diperhatikan,” tambahnya lagi.

Ia mengaku belum mengetahui secara detail dari negara mana pemerintah mendatangkan garam-garam tersebut. “Kalau impor dari mana saya tidak tahu persisnya. Tapi negara sekitar yang penghasil garam adalah Australia,” lanjut Menteri Darmin.

Fenomena kelangkaan garam yang telah terjadi belakangan ini salah satu penyebabnya adalah cuaca anomali yang bahkan menjalar ke seluruh belahan dunia. Hal ini membuat beberapa negara juga mengalami kenaikan harga garam karena pasokan yang menurun secara drastis.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan telah mengeluarkan izin impor garam industri dari Australia untuk atasi kelangkaan. Sementara itu, PT Garam (Persero) menyatakan juga akan mengimpor garam dari Australia. Pasokan garam impor akan mulai masuk Indonesia pada awal Agustus 2017.

Baca Juga:  Bagaimana Nasib Petani Garam di Indonesia
loading...
loading...