Mentan Berharap Kepulauan Riau Jadi Lumbung Padi Organik

Pertanianku – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengharapkan Kabupaten Lingga menjadi lumbung pangan organik dan memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam kunjungan kerjanya ke Desa Bukit Langkap Kabupaten Lingga, seperti dilansir dari Kementerian Pertanian (9/9). Mentan melakukan penyemaian padi perdana dalam rangka cetak sawah di Kabupaten Lingga seluas 100 hektare.

Mentan Berharap Kepulauan Riau Jadi Lumbung Padi Organik

“Kita harus optimis Kabupaten Lingga akan menjadi lumbung pangan organik. Lingga tidak boleh lagi mengambil bahan pangan dari daerah lain. Paling tidak Kepri harus dapat penuhi kebutuhannya sendiri. Lebih jauh, kita bisa ekspor ke Malaysia dan Singapura,” papar Amran.

Loading...

Solusi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat adalah melalui produksi, khususnya pangan. Mentan berharap dengan peningkatan produksi, tidak perlu lagi impor bahan pangan. Mentan pun sangat mengapresiasi kinerja pemerintah Kepri khususnya Kabupaten Lingga dalam usahanya memajukan produksi pangan.

Bupati Kabupaten Lingga Alias Wello memaparkan daerah yang dipimpinnya ini memiliki potensi sumber daya alam mineral terkaya di Kepri. Namun, perlu perjuangan yang luar biasa besar untuk meyakinkan masyarakat agar sejalan dengan semangatnya. Gagasan yang diusung selama ini untuk menjadikan Kabupaten Lingga sebagai kawasan penyangga kebutuhan pangan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.

“Dulu, waktu saya mulai cetak sawah dan menargetkan Lingga jadi lumbung beras pada 2020 mendatang, banyak orang yang mencibir. Tapi, Alhamdulillah, ternyata apa yang saya impikan itu, bukanlah hal yang mustahil. Lingga sudah mulai jadi produsen beras, meski masih dalam skala kecil,” ungkap Mentan.

Kabupaten Lingga memang memiliki ketergantungan beras yang sangat tinggi dari daerah dan negara lain. Oleh karena itu, Bupati Lingga sangat menginginkan Kabupaten Lingga berkembang menjadi lumbung pangan organik seperti yang diharapkan Mentan.

Baca Juga:  Kakao Juga Pakai Masker agar Terlindung dari Serangan Hama

Di Kabupaten Lingga, Mentan memberikan bantuan 12 unit traktor roda 4, 5 unit traktor roda 2, 15 unit pompa air dan unit jajar legowo. Selain itu, Mentan juga memberikan bantuan benih dan bibit padi untuk lahan seluas 5.000 hektare dan 70 kg benih jagung hibrida.

Setelah melakukan penyemaian padi perdana, Mentan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Desa Sungai Besar, Lingga Utara Kabupaten Lingga untuk melakukan pencanangan kawasan dan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Agrominapolitan Kabupaten Lingga.

Mentan berharap dalam kunjungan kali ini dapat memotivasi masyarakat Kabupaten Lingga untuk terus meningkatkan produksi pangan sehingga Lingga dapat menjadi lumbung pangan organik perbatasan dan menjadikan Indonesia daulat pangan.

Loading...
Loading...