Mentan: Harga Cabai di Tingkat Petani Hanya Rp14.000/kg


Pertanianku – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian baru-baru ini. Dalam rapatnya Mentan dan Menko Perekonomian membahas masalah pasokan pangan. Salah satu yang menjadi fokus pembahasan penting adalah harga cabai yang saat ini sangat mahal di pasaran.

Mentan: Harga Cabai di Tingkat Petani Hanya Rp14.000/kg

Mentan menerangkan, pasokan cabai saat ini masih cukup. Dia mengatakan, tingginya harga cabai di pasaran disebabkan oleh musim penghujan serta panjangnya rantai pasok.

“Cabai naik karena musim hujan, tetapi produksi tetap aman karena harga di tingkat petani Rp14.000—Rp15.000 per kg. Sehingga kita sepakat menugaskan BUMN untuk menyerap, sehingga rantai pasoknya bisa lebih pendek. Karena harganya naik di atas 100%, disparitasnya 100% lebih,” jelas Amran di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta sebagaimana dikutip Liputan6.com (21/10).

Untuk mengontrol harga cabai, Kementerian Pertanian tengah menyiapkan lumbung-lumbung cabai. Menurut Mentan, lumbung tersebut untuk menjaga pasokan cabai.

“Kita antisipasi membuat lumbung-lumbung cabai, ada beberapa kabupaten untuk menyuplai Jabodetabek, salah satunya di Malang,” tegas Mentan.

Sementara, Amran mengatakan harga beras mengalami penurunan karena disebabkan pasokan yang cukup.

“Ketersediaan pangan khususnya pangan strategis terutama beras. Alhamdullilah ada penurunan 0,9% harga beras sekarang, stok kita kurang lebih 2 juta dan itu cukup untuk sampai bulan Mei 2017,” tambah Amran.

Penurunan juga terjadi pada bawang karenanya banyaknya stok. Bahkan, saat ini pemerintah berupaya untuk ekspor bawang.

“Bawang juga relatif stabil, aman. Kita sekarang bagaimana mendorong ekspor karena harga cenderung turun,” tutup Mentan.

Baca Juga:  Tutut, Hama Padi yang Jadi Bahan Pangan Murah dan Bergizi
loading...
loading...