Mentan: RI Tidak Paceklik Tahun ini


Pertanianku – Banyak kabar yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa Indonesia akan memasuki musim paceklik. Namun, hal tersebut disanggah oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengatakan bahwa pada 2016 ini Indonesia tidak akan mengalami paceklik beras. Hal ini karena produksi beras tanah air pada tahun ini diperkirakan mengalami surplus sebanyak 400.000 ton.

Mentan: RI Tidak Paceklik Tahun ini

“Ada surplus 400.000 ton sehingga paceklik Insya Allah tidak akan terjadi tahun ini,” ungkap Menteri Amran, seperti dikutip Antaranews.com (7/10).

Menurut Mentan perkiraan surplus beras itu berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan adanya peningkatan produksi beras yang cukup signifikan.

Berdasarkan data BPS yang baru saja ia terima, luas areal tanam padi pada Juli—September 2016 mencapai 1 juta hektare. Jumlah ini meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya 500.000 hektare.

Sementara itu, jika panen gabah per hektare mencapai 6 ton, produksi gabah nasional mencapai 6 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara 3 juta ton beras sehingga mencukupi kebutuhan masyarakat sebesar 2,6 juta ton beras per bulan.

Oleh sebab itu, dampak cuaca ekstrem seperti banjir yang berpotensi terjadi selama memasuki musim hujan tahun ini, tidak akan memengaruhi persediaan beras tanah air.

“Apalagi kami juga sudah melakukan normalisasi irigasi di seluruh lahan pertanian Indonesia bekerja sama dengan Kementerian PU,” lanjut Mentan.

Selain itu, untuk menjamin pemenuhan komoditas lainnya seperti cabai, menurut Amran, Kementan tahun ini juga telah menyiapkan 15.000 hektare lahan siap tanam yang akan digarap dengan pola tanam yang akan dioptimalkan pada bulan-bulan “shortage” sehingga hasil panen bisa flat.

“Terobosan pola tanam ini juga akan kami lakukan untuk komoditas bawang dan jagung,” tutup Mentan.

Baca Juga:  Ribuan Hektar Sawah di DIY Terdampak Bencana Siklon Tropis
loading...
loading...