Mentan: Sapi Indukan Tak Kunjung Bunting Harus Dipotong


Pertanianku – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman akan segera menjalankan program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting (Upsus Siwab). Program ini ditargetkan oleh Mentan agar setiap sapi indukan dapat menghasilkan sapi anakan yang berkualitas guna memperbanyak populasi sapi di tanah air. Namun, apabila sapi tersebut tidak bunting, Mentan meminta untuk dijadikan sapi potong.

Koperasi Diimbau Ikut Impor Sapi

“Khusus untuk sapi, ‎ada program untuk sapi indukan wajib bunting. Jadi setiap sapi indukan di seluruh Indonesia kita wajibkan bunting. Kalau nggak bunting kita potong,” jelas Amran (13/10).

Mentan mengatakan, salah satu wilayah yang selama ini sukses dalam hal pertumbuhan populasi sapi adalah Jawa Timur. Provinsi ini mampu menghasilkan 1.050‎ juta ekor dari 1,3 juta sapi indukan yang mendapatkan inseminasi buatan (IB).

Pada 2016 ini, pemerintah menargetkan adanya peningkatan jumlah populasi sapi mencapai 1,4 juta sapi. Sementara itu, rencana pada 2017 mendatang, Kementan menargetkan ada pertumbuhan populasi mencapai tiga juta sapi. Apalagi pemerintah telah memiliki program untuk IB mencapai empat juta IB.

Amran mengungkapkan saat ini populasi sapi mencapai 14—15 juta ekor dan 5,6 juta ekor merupakan sapi indukan. Dengan adanya program untuk impor sapi indukan dan program inseminasi buatan, Kementan berharap jumlah populasi sapi akan terus bertambah tanpa mengurangi jumlah kebutuhan sapi konsumsi.

Baca Juga:  Anjing Patah Hati dan Mati Karena Ditinggal Pemiliknya
loading...
loading...