Mentan Sidak Gudang Pupuk Kaltim Guna Memastikan Ketersediaan Pupuk di Sulut

Pertanianku — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkomitmen untuk menjamin ketersediaan pupuk untuk para petani sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Untuk memastikan ketersediaan pupuk, Mentan melakukan inspeksi mendadak (sidak) stok pupuk bersubsidi di gudang PT Pupuk Kaltim.

pupuk kaltim
foto: pertanian.go.id

“Stok pupuk subsidi dalam musim tanam saat ini hingga ke depan cukup. Distribusi pupuk subsidi ke semua daerah khususnya Sulawesi Utara kita pantau dan jamin sampai ke petani,” ujar Mentan seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Guna memastikan keberlanjutan stok pupuk, Mentan meminta produsen pupuk PT Pupuk Kaltim untuk mendistribusikan stok pupuk yang ada di gudang ke petani di wilayah sekitar Provinsi Sulawesi Utara. Penyaluran tersebut tercantum di dalam Permentan Nomor 10 Tahun 2020, pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang sudah bergabung di dalam kelompok tani yang menyusun e-RDKK.

Loading...

“Distribusi penyaluran pupuk bersubsidi harus didukung data akurat berbasis Nomor Induk Kependudukan. Konsentrasi kita bersama pemerintah daerah adalah mendorong terus petani agar ketersediaan pangan terjamin baik di musim tanam I dan sekarang masuk ke musim tanam II dan musim kemarau pun kita pastikan pupuk aman,” jelas Mentan.

Mentan menegaskan bahwa ada tiga hal utama yang harus diprioritaskan untuk menjamin ketersediaan pangan, yakni menggunakan varietas unggul, ketersediaan pupuk, dan ketersediaan jamin. Alokasi pupuk menjadi konsentrasi utama karena sebelumnya masih ada beberapa petani yang sudah terdaftar, tetapi belum mendapatkan distribusi pupuk.

Sementara itu, Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan, Muhammad Hatta menjelaskan, Kementan terus menjamin penyaluran pupuk bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan petani di musim tanam kedua 2020. Penyaluran pupuk subsidi akan mencapai 40,78 persen dari total alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 7,9 juta ton pada 2020.

Baca Juga:  Buah Tin Ungu, Pohon Buah Cantik nan Mahal Bisa Ditanam di Pekarangan Rumah

Daerah yang akan masuk penyaluran pupuk bersubsidi terbesar adalah Jawa Timur sebanyak 674,345 ton, Jawa Tengah sebanyak 546,034 ton, dan Jawa Barat 402,597 ton. Kementan memastikan penyaluran pupuk di Sulawesi Utara tidak akan memiliki kendala.

 

 

 

Loading...
Loading...