Mentan Syahrul Optimis Provinsi Lampung Jadi Lumbung Ternak Nasional

Pertanianku — Pada kunjungan ke Provinsi Lampung untuk meninjau pembibitan dan penggemukan sapi di PT Superindo Utama Jaya, Kota Metro, Lampung, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menargetkan untuk meningkatkan sektor peternakan untuk menjadi lumbung ternak nasional di Provinsi Lampung.

lumbung ternak
foto: pixabay

“Peternakan di Lampung harus bisa meningkat 10 kali lipat lagi. Kalau sudah begitu kita tidak perlu lagi impor, karena semua sudah terpenuhi oleh Lampung,” tutur Mentan Syahrul seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Menurut Syahrul, kebutuhan ternak di Indonesia mencapai 700 ribu ton, tetapi pemerintah baru mampu memenuhi sebanyak 400 ribu ton. Oleh karena itu, Mentan sangat berharap Provinsi Lampung bisa berkontribusi memenuhi permintaan yang masih belum dipenuhi, yaitu 300 ribu ton.

Loading...

Syahrul mengatakan Lampung merupakan provinsi yang strategis untuk mengembangkan industri peternakan karena sudah memiliki pasar sendiri sehingga akan memudahkan pemasaran hasil ternak yang didapat. Selain itu, Provinsi Lampung sudah mampu menghasilkan pakan sendiri sehingga proses peternakan bisa berjalan dengan lancar tanpa perlu khawatir mencari bahan pakan.

“Peternakan ini sangat menjanjikan untuk mensejahterakan masyarakat. Saya yakin Provinsi Lampung bisa menjadi contoh pertanian dan peternakan bagi seluruh Indonesia,” tambah Syahrul.

Di tempat yang sama, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas perhatian serta dukungannya untuk mengembangkan sumber daya lokal. Menurutnya, Provinsi Lampung berpotensi untuk menjadi lumbung ternak nasional.

“Peternakan di Lampung bisa berkembang. Namun, saya harap melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa dapat berkembang lebih pesat lagi,” ujar Arinal.

Arinal menjelaskan, Lampung sudah mampu menghasilkan pakan ternak sendiri karena bekerja sama dengan perguruan tinggi setempat. Pakan yang berhasil dibuat adalah pakan berbahan singkong yang sangat mudah didapatkan. Selain itu, biaya pembuatannya cukup murah dan pakan disukai oleh ternak.

Baca Juga:  Kabupaten Humbang Hasundutan Jadi Daerah Percontohan Food Estate

Pada kunjungan tersebut, Kementan memberikan bantuan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan sebesar Rp20,73 miliar yang ditujukan untuk optimalisasi reproduksi atau Inseminasi Buatan (IB) program Sapi Kerbau Andalan Negeri (Sikomandan) kepada 128.650 akseptor.

Bantuan lain yang diberikan adalah ternak sapi, kambing, pengembangan sapi jenis wagyu dan belgian blue, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan, serta kegiatan lainnya untuk peternakan dan kesehatan hewan.

Loading...
Loading...