Menumbuhkan Pohon Mangga dari Biji

Pertanianku — Bibit mangga bisa dilakukan melalui tiga cara, yaitu generatif, vegetatif, serta campuran dari vegetatif dan generatif. Perbanyakan generatif sering disebut dengan perbanyakan seksual yang dilakukan dari biji mangga. Sementara, perbanyakan vegetatif disebut aseksual dengan cara cangkok atau runduk. Adapun campuran dilakukan dengan menempel hasil generatif dan vegetatif dengan penyambungan atau okulasi.

biji mangga
foto: unsplash

Perbanyakan pohon mangga melalui biji merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan. Selain itu, biaya perbanyakan pohon pun lebih murah karena bisa menggunakan biji mangga yang biasanya tidak dimanfaatkan.

Keuntungan perbanyakan dari biji mangga adalah dapat menumbuhkan varietas pohon baru yang memiliki perakaran lebih kuat sehingga umur pohon lebih lama. Pengerjaan menumbuhkan pohon mangga yang berasal dari biji pun terbilang cukup mudah dan murah.

Loading...

Jika Anda berminat memperbanyak melalui biji, gunakan biji poliembrional yang mampu menghasilkan tanaman baru dengan sifat-sifat yang hampir sama persis dengan pohon induknya. Dari satu biji poliembrional mampu menghasilkan 3—8 bibit tanman. Bahkan, ada kasus biji poliembrional yang menghasilkan hingga 30 bibit tanaman baru.

Jika biji yang Anda punya bersifat monoembrional, sebaiknya jangan digunakan karena belum tentu bisa menumbuhkan pohon baru yang baik dan lebih bagus dibanding pohon induknya. Tanaman yang dihasilkan dari biji monoembrional pun memiliki tingkat produktivitas yang rendah sehingga akan membutuhkan waktu yang lama untuk mengalami pembungaan dan dilanjutkan proses pembuahan.

Biji yang akan disemai sebaiknya yang berasal dari buah mangga yang masak di pohon, bukan masak akibat peraman. Untuk mendapatkan pertumbuhan benih yang seragam, gunakan biji yang berasal dari satu pohon yang sama atau pohon yang sejenis. Buah sudah harus matang seminggu sebelum persemaian akan berlangsung.

Baca Juga:  Cara Menanam Pohon Cokelat dengan Bibit Setek

Biji yang disemai harus berasal dari pohon yang tumbuh tegak, kuat, sehat, dan bebas hama penyakit. Bersihkan biji dari daging buah dan kumpulkan untuk diseleksi. Pilihlah biji yang penuh, berkulit keras dan tidak pecah, serta tidak memiliki cacat atau lubang yang disebabkan hama. Rendam biji, dan pilihlah biji yang tenggelam karena biji tersebut memiiki daya kecambah yang lebih bagus dibandingkan biji yang mengapung.

Sebelum disemai, biji bisa disimpan terlebih dahulu melalui beberapa tahapan. Pertama, buat lapisan arang kayu setebal 30 cm. Lalu, letakkan biji di atas lapisan arang kayu, atur penempatannya hingga setebal 25 cm. Berikan lapisan arang kayu lagi di atasnya untuk menutupi. Pastikan selama proses penyimpanan biji tidak terkena cahaya matahari secara langsung.

Penyemaian biji bisa dilakukan dalam kotak jika dilakukan dalam jumlah sedikit atau langsung di lapangan. Gunakan kotak yang sudah dilubangi bagian dasarnya. Letakkan kerikil pada dasar kotak, lalu tambahkan media tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Sementara, semai yang dilakukan di lahan, Anda harus membersihkannya terlebih dahulu dari gulma, lalu buat bedengan dan ditaburi pupuk kompos dengan dosis 25—35 ton/ha.

Loading...
Loading...