Menyiapkan Kolam Terpal Untuk Pembesaran Lele


Pertanianku – Menyiapkan kolam terpal merupakan langkah awal sebelum memulai pembesaran lele. Kolam terpal adalah kolam yang dibuat dengan menggunakan terpal plastik sebagai wadah menampung air pemeliharaan. Pemilihan kolam terpal sebagai wadah pemeliharaan lele cukup tepat karena kolam ini dapat dipindahtempatkan atau dibongkar pasang.

Lokasi-Kolam lele

Secara garis besar, ada dua kolam terpal, yaitu kolam terpal yang terletak di atas permukaan tanah dan kolam terpal yang ada di dalam tanah. Kolam terpal di atas permukaan tanah membutuhkan dinding penyangga seperti bambu/anyaman bambu yang dilengkapi dengan tiang dari bambu/kayu atau penyangga dari batako yang disemen. Sementara kolam terpal yang berada di dalam tanah sebenarnya merupakan kolam tanah yang bagian dasar dan dindingnya dilapisidengan terpal. Untuk pembuatan kedua kolam tersebut relatif mudah sehingga pembudi daya dapa t membuatnya sendiri.

Lahan dengan luasan sekitar 15—20 m2 dapat dibuat kolamterpal berukuran p x l x t = 5 m x 3 m x 1,2 m. Terpal yang digunakansebaiknya tipe A5 atau A6 dengan ukuran 8 m x 6 m. Jenis terpaltersebut cukup tebal, tidak mudah sobek, dan tahan lama. Sebelum digunakan, kolam terpal sebaik nya dipersiapkan denganbaik. Lakukan pencucian terpal hingga bersih, lalu keringkan di bawah sinar matahari sekitar dua hari. Setelah kering, lakukan pengapuran dengan cara semua bagian dasar dan dinding terpal dikuas dengan kapur dolomit yang telah dicampur dengan air.

Selanjutnya, onggokkan beberapa karung yang telah diisi dengan pupuk kandang di masing-masing sudut kolam. Dosis pupuk kandang yang digunakan sekitar 300 g/m2. Setelah itu, alirkan air ke dalam kolam hingga ketinggian 50 cm. Ketinggian air hingga 1 m dilakukan secara bertahap seiring dengan pertumbuhan lele. Kolam dibiarkan sekitar tujuh hari agar media pemeliharaan ditumbuhi pakan alami untuk benih lele. Kolam pun siap ditebar benih lele.

Baca Juga:  Panen Nila 500 Gram per Ekor
loading...
loading...