Menyingkap Cara Penyerbukan Bunga Kakao

Pertanianku — Bagian tanaman kakao terdiri atas akar, batang, daun, bunga, dan buah. Tanaman kakao dapat menghasilkan bunga hingga mencapai 5.000–12.000 bunga per pohon per tahun. Namun, jumlah buah matang yang dapat dihasilkan oleh tanaman hanya berkisar 1 persen dari jumlah bunga kakao yang dihasilkan.

bunga kakao
foto: Trubus

Tanaman kakao memiliki bunga yang tergolong sempurna, terdiri atas daun kelopak (calyx) sebanyak 5 helai dan benang sari sebanyak 10 helai. Diameter bunga kakao sekitar 1,5 cm. Bunga dirangkai oleh tangkai yang panjangnya mencapai 2–4 cm. Tangkai tersebut tumbuh dari bantalan bunga yang terdapat pada batang atau cabang.

Daun kelopak bunga berbentuk lanset dan panjangnya mencapai 6–8 mm. Daun kelopak berwarna putih dan kadang-kadang makin ke ujung berwarna ungu kemerahan.

Proses penyerbukan bunga kakao dibantu oleh serangga. Sekitar 75 persen penyerbukan dibantu oleh serangga Forcipomyia sp., sedangkan 25 persennya lagi dibantu oleh serangga lain yang ditemui pada bunga tanaman.

Terdapat tiga ordo serangga yang membantu penyerbukan, yakni Homoptera, Hymenoptera, dan Diptera. Serangga Forcipomyia sp. diketahui memiliki 16 subgen. Beberapa serangga yang sering ditemui pada kakao yang siap diserbuki adalah Toxoptera aurintii box, Tyora tessmani, Crematogaster depressa, Crematogaster clariventris, dan Drosophila.

Dari hasil penelitian diketahui serangga Forcipomyia sp. atau serangga lain yang membantu proses penyerbukan, melakukan penyerbukan secara tidak sengaja pada bunga kakao. Hal ini dikarenakan serangga tersebut tertarik pada garis merah yang terdapat pada staminodia dan kerung penampung bunga.

Proses penyerbukan biasanya berlangsung pada pagi hari pukul 07:30–10:30. Serangga-serangga tersebut menyukai kondisi lingkungan yang lembap, dingin, dan gelap. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh tajuk yang sudah tumbuh dengan rapat.

Baca Juga:  Budidaya Krisan dengan Sistem Aeroponik Bikin Panen Lebih Cepat

Serangga-serangga seperti Forcipomyia sp., menyukai kondisi lembap dan gelap seperti di daun-daun yang busuk, sisa-sisa kulit buah, atau batang pisang yang dibiarkan membusuk di lapangan. Serangga betina lebih sering mengunjungi bunga dibanding serangga jantan karena betina membutuhkan protein untuk pematangan telur. Uniknya, rata-rata 3 ekor serangga penyerbuk bunga kakao mengunjungi bunga setiap jam.