Menyulap Serbuk Gergaji Jadi Pupuk Kompos


Pertanianku — Saat ini, membuat pupuk kompos bisa Anda lakukan hanya dengan memanfaatkan limbah, salah satunya yaitu limbah kayu yang berbentuk serbuk gergaji. Hal ini dirasa sangat penting karena dengan maraknya penggunaan pupuk berbahan dasar kimia, jelas akan bisa menurunkan kualitas tanah dalam jangka waktu yang relatif sangat singkat.

serbuk gergaji
Foto: Unsplash

Seperti diketahui, kayu terkenal memiliki sebuah keawetan dengan kata lain tidak mudah dijadikan kompos. Oleh karena itu, diperlukan sebuah cara yang efektif untuk bisa membuat kompos dari serbuk gergaji. Kayu memiliki sebuah perbandingan C/N yang sangat tinggi apalagi dengan beberapa jenis kayu seperti kayu jati pastinya lebih sulit lagi untuk bisa dijadikan kompos

Biasanya perbandingan dari C/N yang didapatkan dari sebuah contoh limbah kayu seperti limbah hasil serutan kayu, didapatkan sebuah nilai yang sangat tinggi sebesar 359. Tentu saja perbandingan C/N tersebut lebih besar dengan yang dimiliki oleh sawit yang hanya 60 dan untuk sampah bisa kurang dari 40.

Untuk melakukan proses pengomposan pada jenis limbah kayu tentulah membutuhkan waktu yang sangat lama, meski menggunakan aktivator sekalipun. Peralatan dan bahan yang digunakan untuk melakukan pengompasan pada bubuk gergaji antara lain:

  • Cangkul, sekop, garpu dan juga sabit
  • Ember
  • Termometer
  • Wadah penampungan seperti karung goni dan juga plastik
  • Serbuk gergaji
  • Dedak
  • Sekam padi
  • Kotoran ternak
  • Gula molasses
  • EM-4
  • Air

Cara pembuatan

Siapkan bahan utama yakni bubuk gergaji dan campurkan dengan beberapa bahan tambahan seperti kotoran ternak dan sekam. Selanjutnya, baru masukkan dedak pada adonan tersebut.

Sirami larutan EM-4 dengan ditambahkan gula molasses sebari diberi air dan diaduk. Untuk setiap pemberian pada EM-4 dan gula molasses haruslah ada pada tingkat kelembapan mencapai 50 persen.

Baca Juga:  Jelang Pemilu dan Puasa, Mendag Jamin Stok Pangan Aman

Tumpuk adukan tersebut di bawah tempat dengan ditutupi karung goni, lakukan pengukuran suhu setiap 24 jam sekali. Bila suhu mencapai 50 derajat, aduklah kembali kompos tersebut. Tunggu 7 sampi 10 setelah masa inkubasi sampai kering. Terakhir, pupuk disaring dengan cara diayak.

loading...