Merakit Sendiri Akuaponik Kombinasi NFT dan Floating Raft


Pertanianku—Merakit sendiri akuaponik tentu selain bisa menghemat biaya, juga mudah dan praktis. Kali ini kita akan belajar merakit sendiri akuaponik kombinasi NFT dan floating taft.

merakit sendiri akuaponik kombinasi
Foto: pixabay

NFT adalah sistem akuaponik yang mengalirkan air secara tipis langsung ke akar tanaman. Sistem NFT mengharuskan pembudidaya menambahkan biofilter karena permukaan sistem NFT kurang luas. Jumlah bakteri yang dihasilkan tanaman kurang sehingga biofilter digunakan untuk menambah jumlah bakteri pada akuaponik.

Sementara, sistem floating raft dikenal juga dengan nama sistem rakit apung atau deep water culture. Tanaman yang dibudidaya dengan sistem ini merupakan tanaman yang suka air. Tanaman diapungkan dalam air dan air mengalir perlahan sehingga akarnya terendam oleh unsur hara.

Kombinasi kedua jenis akuaponik ini tentu akan menghasilkan hasil yang lebih maksimal. Alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kombinasi unit pun sangat sederhana.

Anda perlu menyiapkan bak filter ukuran 100 × 100 × 30 cm. Fungsi bak ini adalah untuk bak tanam drip system atau media based. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan bak filter yang lebih besar ukuran 200 × 100 × 30 cm yang nantinya akan menjadi bak tanam floating raft.

Bak terakhir yang perlu Anda siapkan adalah bak kolam ikan. Siapkan aneka connector, tank rifting sepanjang satu inci, sock drat luar, japanese mat, pompa air resun 2500, batu gelombang, dan pompa udara.

Selain itu, jangan lupa siapkan aneka pipa dan hydroton. Hydroton adalah salah satu jenis media tanam. Bentuknya bulatan-bulatan lempung yang berukuran kecil seperti kelereng. Media tanam ini dipilih karena mampu menyimpan kandungan air dengan baik, bersih, pH netral dan stabil serta punya aerasi yang baik.

Baca Juga:  Hidroponik Sayuran Sederhana untuk Keluarga

Langkah pertama adalah dengan membuat siphone. Cara pertama adalah potong pipa satu inci dan buatlah lubang yang mengelilingi pipa. Sambung pipa dengan tank fitting, dan sock drat luar. Kemudian, tutup siphone dengan endcap.

Kedua, potong pipa sepanjang tiga inci dan lubangi sekelilingnya. Masukkan japanese mat pada pipa. Siapkan bak fiber persegi. Lubangi bagian bawah sesuai deengan diameter siphone. Pasang siphone pada bak fiber. Lakukan pengujian, air akan naik ke permukaan sampai ketinggian tertentu, lalu turun lagi sampai ketinggian tertentu.

Siapkan rangkaian pipa dengan empat pipa vertikal yang dihubungkan dengan satu pipa horizontal. Tambahkan satu pipa di bagian empat pipa tersebut dan pasang secara horizontal membentuk huruf T.

Masukkan hydroton ke bak tanam persegi dan pasang pipa-pipa. Hubungkan bak hydroton ke kolam dengan rangkaian pipa yang dapat menyangga bak hydroton. Pasang pompa pada ujung pipa di bagian kolam ikan.

Siapkan bak fiber floating raft. Lubangi bak, kemudian pasang pipa yang sudah dipasang dengan sock drat luar dan tank fitting. Kemudian, pasang styrofoam. Terakhir, hubungkan bak floating raft dan bak hydroton dengan rangkaian pipa.

loading...