Merangsang Tabulampot Pamelo agar Rajin Berbuah

Pertanianku — Bibit pamelo berukuran 70 cm sudah mulai belajar berbuah saat berumur satu tahun. Ukuran bibit tersebut sangat cocok ditanam di pot berdiameter 40 cm. Namun, kebanyakan tabulampot pamelo tidak dibuahkan terlebih daulu. Hal tersebut dikarenakan buah pamelo masih belum cukup dewasa. Tanaman masih dianggap terlalu kecil dan ranting tanaman belum kuat untuk menopang bobot buah dan memasok makanan untuk perkembangan buah.

tabulampot pamelo
foto: Pixabay

Ketika tabulampot pamelo sudah siap berbuah, Anda baru bisa memberikan rangsangan-rangsangan yang dapat membuat tanaman berbunga dan berbuah.

Perangsang yang digunakan berupa zat kimia pengatur tumbuh yang banyak tersedia di toko-toko pertanian. Namun, perangsang berbahan kimia cukup berisiko membuat daun tanaman menguning dan mengakibatkan tanaman stres.

Tabulampot pamelo tidak bisa dirangsang dengan melukai batang karena akan menyebabkan bagian yang terluka diserang oleh cendawan penyebab busuk batang.

Cara merangsang yang paling tepat untuk memancing buah pamelo menghasilkan bunga yang dapat berubah menjadi buah ialah dengan perangsangan mekanis. Perangsangan mekanis dilakukan dengan menggunakan pemupukan, pengeringan, dan pemangkasan.

Proses perangsangan dimulai dengan memangkas pucuk sepanjang 3—4 ruas. Setelah itu, lakukan pemupukan agar nutrisi tanaman untuk menghasilkan bunga tercukupi.

Sepekan setelah proses tersebut, keringkan media tanam selama 2—3 hari. Pengeringan media tanam dapat dilakukan dengan menutup bibir pot atau drum dengan menggunakan plastik. Penutupan tersebut berfungsi menghindari media tanam basah akibat siraman air hujan.

Setelah diberikan perlakuan tadi, tanaman buah pamelo akan menghasilkan bunga. Selanjutnya, bunga tersebut akan berubah menjadi bakal buah.

Buah yang sudah tumbuh pada tabulampot pamelo harus diseleksi dan dibungkus untuk mencegah serangan hama. Seleksi buah bertujuan menghasilkan buah yang lebih baik dan maksimal.

Baca Juga:  Langkah-langkah Membuat Pupuk Kandang dari Kotoran Kerbau

Seleksi buah dilakukan sejak buah masih seukuran jempol. Seleksi dilakukan dengan cara menyisakan 1—3 buah dalam satu domplotan. Pentil buah yang dipertahankan merupakan pentil buah berbentuk bulat sempurna, tidak cacat, dan mulus. Sementara itu, pembungkusan sudah bisa dilakukan sejak buah sebesar bola tenis.

 

 


loading...