Merawat Pleci Yang Sudah Rajin Berkicau

Pertanianku – Pleci yang sudah rajin berkicau biasanya akan selalu mengeluarkan suaranya di mana pun berada. Namun, penempatan sangkarnya tidak boleh sembarangan karena justru bisa membuat suaranya kacau. Jika sudah seperti ini, tinggal kapasitas pemiliknya yang diuji, apakah mampu merawat si kacamata agar terus berkicau. Berikut adalah beberapa tips untuk merawat kacamata yang sudah rajin berkicau agar suaranya makin matang dan bervariasi.

Merawat Pleci yang sudah rajin berkicau

  • Pisahkan dari bakalan

Kacamata adalah burung yang rajin berkicau jika sudah terbentuk dan terlatih dengan baik. Jika si mungil ini sudah rajin berkicau, sebaiknya dipisahkan atau dijauhkan dari burung bakalan yang belum rajin berkicau. Hal itu bertujuan agar pleci tersebut mampu membuat suara kicauannya lebih cepat lepas. Bahkan, jika sudah dipisahkan dari bakalan, pleci yang baru  mulai berkicau pun akan lebih berani dan bertambah rajin mengeluarkan kicauannya. Ada baiknya sangkar yang diisi dengan pleci yang sudah rajin berkicau dijauhkan dari pleci yang baru mulai berani berkicau, tetapi tetap didekatkan dengan betina. Jika jantan lebih dari satu, penempatan dalam satu lingkungan masih bisa dilakukan. Akan tetapi, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu letak sangkar satu dengan sangkar lainnya saling  berjauhan.

  • Matangkan suaranya di tempat tinggi

Pleci yang sudah mau berkicau dapat dimatangkan lagi suaranya. Caranya adalah menggantung sangkar di tempat yang tinggi. Kemungkinan suara dapat lebih matang di tempat tinggi karena suasananya lebih tenang.

Kematangan suara yang dimaksud adalah tingkat kerajinannya lebih stabil, suaranya bisa lepas atau ngelos, dan variasi suara yang dimiliki dapat dikeluarkan semua dengan sesukanya. Jika di tempat rendah, kemungkinan seperti itu belum tentu terjadi. Biarkan kematangan suaranya berlangsung lama di satu tempat yang agak tinggi. Nantinya, mental dan sifat jinaknya akan terbentuk dengan sendirinya.

Baca Juga:  Begini Cara Mengatasi Burung Cucakrawa Stres

 

Sumber: Buku burung Pleci

 


loading...