Merusak Lingkungan, Jangan Tangkap Ikan Pakai Setrum


Pertanianku — Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau masyarakat untuk tidak menangkap ikan menggunakan racun atau setrum. Sebab, hal itu bisa berakibat merusak lingkungan.

merusak lingkungan
Foto: Google Image

Petugas Pengawas Kelestarian Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Supartana mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat ikut mengawasi sungai. Pasalnya, penangkapan ikan secara ilegal telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

“Jangan sampai ada masyarakat melakukan perbuatan menangkap ikan secara ilegal,” katanya di Gunung Kidul seperti dikutip dari Republika, Selasa (8/5).

Lebih jelasnya ia menyatakan bahwa hal itu tertuang di Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan pada Pasal 8 mengenai larangan penggunaan kimia, peledak, serta cara ilegal lain yang merugikan lingkungan. “Tidak semua masyarakat sadar betul mengenai penangkapan ikan,” ujar dia.

Oleh karena itu, ia beserta pihaknya bersama Satpolair Polda DIY, kelompok masyarakat, dan LSM akan melakukan pemantauan terhadap sungai. Sanksi yang diberikan kepada pelaku yang melanggar dan tertangkap menegaskan akan dibawa ke ranah hukum.

“Kalau yang menangkap dari pihak kami akan dibawa ke ranah hukum, tapi ada kemungkinan kalau yang menangkap warga sipil biasanya pelaku disuruh ganti rugi dari jumlah ikan,” jelas Supartana.

Sementara itu, relawan Wild Water Indonesia (WWI) Wilayah Gunung Kidul, Beby Agung mengungkapkan, penangkapan ikan secara ilegal di Gunung Kidul sering ditemui di wilayah yang jauh dari pemukiman.

“Masih banyak yang menangkap ikan menggunakan setrum dan racun, tetapi biasanya jauh dari penduduk,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ia dan pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada warga untuk tidak melakukan penangkapan ikan secara ilegal karena bisa merugikan ekosistem sungai dan perairan darat.

Baca Juga:  Panen Ikan di Kolam Terpal, Hasil Melimpah Walau Lahan Sempit

“Populasi ikan akan berkurang jika terkena setrum atau obat kimia,” tandas Agung.

Ia berharap, masyarakat bisa menjaga ekosistem dengan menangkap ikan secara baik, salah satunya seperti memancing.

loading...
loading...