Metode-metode Penggemukan Sapi

Pertanianku Metode penggemukan sapi ada tiga, yaitu dry lot fattening, pasture fattening, dan kombinasi. Anda dapat memilih salah satu metode tersebut sesuai dengan kebutuhan serta kesanggupan Anda.

metode penggemukan sapi
foto: pertanianku

Dry lot fattening

Metode penggemukan sapi dry lot fattening dilakukan dengan cara menempatkan sapi di dalam kandang sepanjang waktu. Pakan yang diberikan berupa hijauan dan konsentrat. Pada metode ini, konsentrat menjadi bahan pakan dengan komposisi yang dominan. Perbandingan antara hijauan dan konsentrat sebesar 40:60 bahkan sampai 20:80. Perbandingan tersebut dibuat berdasarkan bobot bahan kering.

Loading...

Hijauan pada proses penggemukan tetap dibutuhkan. Apabila sapi sudah diberikan seluruh porsi pakan untuk satu hari namun masih terihat lapar, Anda dapat memberikannya hijauan. Hal tersebut akan menguntungkan peternak karena laju pertumbuhan bobot akan semakin cepat.

Keuntungan dari metode ini adalah modal yang tidak terlalu besar karena hanya perlu membeli bakalan sapi yang harganya relatif murah dan kemudahan dalam mengumpulkan kotoran ternak agar bisa diolah kembali.

Di Jawa Tengah, metode ini dikenal dengan kereman. Kereman dilakukan dengan menempatkan sapi di dalam kandang (dikerem) selama 4—6 bulan, bahkan ada yang sampai 12 bulan.

Pasture fattening

Metode penggemukan sapi pasture fattening dilakukan di padang penggembalaan sepanjang hari. Sapi akan dimasukkan ke kandang pada malam hari atau pada saat matahari sedang terik. Sapi tidak diberikan pakan penguat atau konsentrat. Jadi, sumber pakan bagi sapi hanyalah rumput yang terdapat di tempat gembala.

Sebagian peternak akan menanam leguminosa untuk menjaga produktivitas sapi di ladang gembala. Hal tersebut bertujuan menjaga kualitas pakan yang akan dimakan sapi. Leguminosa memiliki kemampuan untuk menangkap nitrogen sehingga tanah di bawahnya menjadi lebih subur. Tanah yang subur akan mempercepat pertumbuhan rumput.

Baca Juga:  Cara Mengontrol Air Kolam Budidaya Belut

Leguminosa juga mengandung protein yang tinggi sehingga bagus untuk dikonsumsi oleh sapi yang sedang diternak. Metode ini terbilang lebih murah karena biaya pakan dan tenaga kerja yang dibutuhkan tidak sebesar metode dry lot fattening. Namun, waktu yang dibutuhkan akan lebih lama dan pada musim kemarau peternak harus tetap memberikan hijauan jika rumput di padang mengering.

Kombinasi

Metode kombinasi dilakukan dengan menggabungkan kedua metode sebelumnya. Pada musim hujan saat hijauan sedang berlimpah sapi akan digembalakan ke padang rumput. Sementara, saat masuk musim hujan, sapi akan dikandangkan.

Atau, bisa dilakukan dengan cara pada pagi hari sapi dikeluarkan ke padang rumput. Lalu, malam harinya sapi dimasukkan ke kandang dan diberikan konsentrat.

 

 

Loading...
Loading...