Mi Rumput Laut, Diversifikasi Produk Berpotensi Mendulang Rupiah

Pertanianku — Indonesia merupakan negara penghasil rumput laut yang sangat berpotensi untuk diolah menjadi beragam makanan olahan. Hasil penjualan rumput laut masih berbanding terbalik dengan jumlah rumput laut yang didapatkan. Hal ini karena rumput laut masih sering dijual dalam bentuk mentah. Salah satu produk makanan yang bisa dibuat dari komoditas ini adalah mi rumput laut.

mi rumput laut
foto: pixabay

Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui BP3 Bitung menyelenggarakan pelatihan pengolahan rumput laut kepada masyarakat agar industri pengolahan rumput laut semakin meningkat. Komoditas yang bernilai tinggi ini bisa diolah menjadi makanan kekinian yang menarik seperti mi dan jus rumput laut.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 75 orang pelaku utama kelautan dan perikanan asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Loading...

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan dalam berbagai jenis komoditas perikanan. Namun, selama ini hasil perikanan yang diperdagangkan masih kurang maksimal karena produk yang dijual masih dalam keadaan mentah. Hal tersebut menyebabkan nilai ekonomi komoditas tersebut masih kurang.

Oleh karena itu, pemerintah mulai fokus menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk mengelola komoditas pertanian agar nilainya bertambah.

“Rumput laut ini bisa kita olah jadi tepung. Tepungnya bisa dibuat jadi aneka roti, bakmi, donat, bahkan jus atau sirup,” kata Sjarief seperti dikutip dari laman kkp.go.id.

Selain mendorong produksi massal pabrik-pabrik dalam negeri, pengolahan rumput laut bisa menjadi produk bernilai jual tinggi dan bisa dilakukan oleh UMKM. UMKM yang dimaksud  ialah usaha yang dijalankan oleh ibu-ibu atau anak-anak nelayan.

Sjarief ingin kesempatan ini tidak disia-siakan. Pasalnya, selain bisa diproses menjadi semi renife carrageenan, rumput laut juga dapat diolah lebih lanjut menjadi aneka olahan. Tentunya, akan menjadi pemasukan tambahan.

Baca Juga:  Faktor Lingkungan yang Memengaruhi Pertumbuhan Alga

Kabupaten Bone memiliki lahan pengembangan rumput laut yang cukup luas. Lahan tersebut mencapai 80 hektare. Masyarakat yang hidup di pesisir mengandalkan tepi pantai sebagai sumber mata pencahariannya. Salah satunya budidaya rumput laut dan usaha pengolahan rumput laut.

 

 

Loading...
Loading...