Miris! Ekspor Perikanan Indonesia Peringkat Tiga Dunia

Pertanianku – Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di Asia dan memiliki hamparan lautan yang luas. Namun, kenyataannya adalah Indonesia masih menduduki peringkat ketiga se-Asia Tenggara pengekspor perikanan.

“Padahal kita (Indonesia) nomor dua di dunia untuk panjang pantainya. Itu kan kontradiksi dan ironi, kita tidak boleh diam saja,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, sebagaimana melansir Antaranews (23/5).

Susi mengaku tidak mudah untuk melenyapkan praktik pencurian ikan karena harus mengurangi mata rantai selama beberapa dekade berjalan, agar setidaknya produksi perikanan Indonesia menjadi lebih baik.

Pencurian ikan besar-besaran, menurut Susi juga berimbas pada menurunnya jumlah rumah tangga nelayan. Hasil sensus 2003 tercatat 1,6 juta rumah tangga, sedangkan pada 2013 tinggal 800 ribu rumah tangga.

“Ini karena jadi nelayan tidak lagi hidup akibat ikan tidak ada lagi, makin susah. Saya bisa cerita karena saya alami sendiri,” lanjut Susi.

Seiring dengan berkurangnya jumlah rumah tangga nelayan, lanjut dia, ratusan perusahaan perikanan atau eksportir harus gulung tikar. Oleh karena itu, kata dia, selain melarang pencurian ikan, juga perlu larangan menjual benih-benih lobster ke tengkulak untuk dieskpor.

Susi mengharapkan para nelayan yang tergabung dalam HNSI segera berkonsolidasi mengingat sudah hampir tiga tahun pemerintahan yang baru melakukan beberapa program melalui KKP dalam jaga visi misi Presiden Jokowi.

Ia mengatakan visi dan misi Presiden Jokowi di antaranya menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, juga menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

“Itu berarti bangsa ini harus menggantungkankan diri kepada laut, berarti laut kita harus kaya ikan dan harus hidup untuk masa depan bangsa kita,” ungkapnya.

loading...
loading...