Miris! Petani Tebu Kian Terpuruk


Pertanianku – Beberapa tahun terakhir perkebunan tebu di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengalami keterpurukan dalam hal produksi. Hal ini tentu saja membuat para petani tebu di Cirebon akhirnya beralih membudidayakan komoditas tanaman lain yang dirasa lebih menguntungkan.

Wakil Ketua DPD APTRI Jabar, Agus Safari menyebutkan, semula luas lahan tebu di Kabupaten Cirebon mencapai 11 ribuan hektare. Namun sejak 2013, luas lahan itu mengalami penurunan hingga saat ini hanya tinggal sekitar 6 ribuan hektare.

”Luas lahan tebu saat ini sangat menurun,” jelas Agus kepada seperti dilansir dari Republika (25/8).

Ia menjelaskan, penyebab penurunan produksi diakibatkan oleh usaha tebu yang mengalami kerugian dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, banyak faktor lainnya seperti impor gula yang dilakukan pemerintah sehingga membuat harga gula petani menjadi rendah, serta cuaca yang tidak menentu.

Agus menyebutkan, rendahnya harga gula di antaranya terjadi pada 2013 yang mencapai Rp9.200-an per kilogram (kg). Setelah itu, pada 2014, harga gula malah anjlok menjadi Rp8.300-an per kg dan pada 2015 sebesar Rp9.400 per kg.

”Pada 2014 itu harga gula anjlok sekali karena membanjirnya gula impor sehingga gula lokal jadi tertekan,” ungkapnya.

Agus mengakui harga gula lokal meningkat menjadi sekitar Rp11.000 per kg pada 2016 lalu. Namun pada 2017, gula petani malah tidak laku terjual dan kini justru disegel oleh Kemendag. Petani tebu akhirnya memilih mengalihfungsikan lahannya untuk menanam komoditas lain yang lebih menguntungkan.

Selain harga yang kurang menguntungkan, menurut Agus, faktor cuaca yang tidak mendukung juga membuat petani tebu akhirnya berhenti menanam tebu. Faktor cuaca itu seperti kemarau panjang pada 2015 lalu dan kemarau basah sepanjang 2016.

Baca Juga:  Korea Utara Tawarkan Tur Menanam Padi, Seperti Apa Ya?

Terlebih lagi maraknya pengurangan luas lahan tebu yang berdampak pada menurunnya produksi tebu.

”Kami berharap pemerintah bisa hadir untuk menolong nasib petani tebu,” ungkapnya.

loading...
loading...