Mitos Memelihara Burung Puter Putih


Pertanianku Burung puter putih (PP) dan Puter Pelung Putih (PPP) mulai memiliki banyak peminat. Faktor warna memang bisa menjadi nilai tambah tersendiri bagi peminat burung tersebut. Belum lagi jika ditambah adanya bola merah mata, atau mata merah pada burung puter putih, harganya akan semakin mahal. Karena sangat sulit untuk menangkar hingga menghasilkan anakan jenis ini.

Burung puter putih
Foto: Google Image

Selain mempunyai corak warna yang unik, puter putih juga sangat cocok untuk digantang di depan rumah. Tidak heran banyak orang jatuh hati untuk memiliki burung ini setelah melihat keelokan dan kecantikannya.

Burung puter jantan ataupun betina dari jenis puter putih dan puter pelung putih mampu memikat hati setiap orang yang melihatnya. Harga puter putih lokal bisa mencapai Rp200.000 per pasang. Sementara, puter pelung putih bisa mencapai Rp700.000 per pasang. Belum lagi faktor kualitas suara dan postur tubuh, yang tentunya akan menambah nilai jual burung tersebut.

Para pecinta anggungan, atau mereka yang ingin berternak puter untuk bisnis sampingan, mulai melirik dan mengembangkan berbagai warna jenis dari burung puter. Tak heran burung puter putih akan menjadi primadona di waktu akan datang.

Mitos memelihara burung puter putih

Mitos ini bisa menjadi sebuah kenyataan, jika Anda tekun dalam merawat burung puter putih kesayangan Anda. Burung puter putih membawa kelancaran rezeki bagi pemiliknya. Bagaimana tidak, peluang usaha dalam breeding burung puter ini masih besar. Sebab, masih sedikit breeder yang menggeluti burung anggungan, terutama burung puter putih.

Burung puter memang lebih banyak dipandang sebelah mata, hanya sebagai pelengkap anggungan di rumah ataupun sebagai foster untuk burung derkuku dan perkutut. Akan tetapi, dengan berternak secara serius dan mempunyai banyak stok burung puter putih, tentu akan menjadi jalan mendulang rejeki. Sebab, harga jualnya yang lebih tinggi dibanding burung puter lokal warna cokelat.

loading...