Mudahnya Berternak Itik Mojosari

Pertanianku – Itik mojosari yang terkenal ramping ini sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Itik ini merupakan hasil persilangan dari itik asli Indonesia dan itik liar atau mallard sehingga memiliki banyak banyak keunggulan.

Mudahnya Berternak Itik Mojosari

Berikut beberapa keunggulan berternak itik mojosari seperti dilansir Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Loading...
  1. Daya adaptasi tinggi

Itik mojosari memiliki daya adaptasi yang tinggi pada lingkungan, di mana itik ini dapat berkembang di dataran rendah maupun tinggi serta dalam kondisi basah maupun kering. Bahkan di perkotaan seperti Jakarta dapat Anda temukan, hal inilah yang menyebabkan itik mojosari banyak ditemui di berbagai wilayah di Indonesia.

  1. Konsumsi pakan

Itik mojosari memiliki bentuknya yang ramping dibandingkan dengan itik lokal lainnya menyebabkan tingkat konsumsi pakanya juga lebih rendah. Hal ini tentunya sangat menguntungkan karena biaya berternak itik mojosari yang dikeluarkan untuk pakan terbilang kecil. Hasil maksimal akan diperoleh dengan pemberian pakan sebanyak 140 hingga 160 gram per ekor selama satu hari. Dengan kandungan protein mencapai 21% dan energi 2.970.kalori per kilogram.

  1. Produksi telur

Tingkat produksi telur dari berternak itik mojosari paling tinggi dibanding dengan itik lokal lainnya. Disamping itu telurnya pun cukup besar dan memiliki warna juga biru kehijauan yang sangat digemari oleh konsumen.

  1. Daya terhadap tahan penyakit

Saat Anda berternak itik mojosari, unggas jenis ini lebih lebih kebal terhadap serangan penyakit dan parasit dengan tingkat mortalitasnya yang rendah. Dengan pemeliharaan yang baik maka tingkat mortalitas pada anakan rata-rata di bawah 3% dan indukan dibawah 1%.

  1. SNI bibit

Standar bibit induk (parent stock) itik mojosari merupakan aspek terpenting dalam menunjang produksinya. Untuk menghasilkan itik niaga yang sesuai dengan standard yang telah ditetapkan maka dibutuhkan bibit induk Itik Mojosari yang telah memenuhi syarat teknis minimal.

Baca Juga:  Vaksin Herbal untuk Ayam Buras

Berikut kualitas bibit yang telah ditetapkan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

-SNI 7357-2008          : bibit niaga (Final Stock) itik mojosari meri umur sehari.
-SNI 7359 -2008         : Bibit Niaga Itik Mojosari Dara
-SNI 7558-2009          : Bibit induk Itik Mojosari Meri
-SNI 7559-2009          : Bibit induk Itik Mojosari Muda

Hingga saat ini upaya pengembangan rumpun berternak itik mojosari telah dilakukan dengan pendekatan agribisnis yang berwawasan lingkungan, dengan tetap memperhatikan kemurnian genetiknya.

Loading...
Loading...