Mudahnya Menanam Kangkung di Rumah

Pertanianku — Sayuran kangkung sangat lezat dan sehat dimasak untuk disantap bersama keluarga. Selain itu, kangkung sangat mudah untuk ditanam sendiri di rumah. Anda bisa menanam kangkung di pekarangan rumah. Hasil yang didapatkan akan jauh lebih sehat dan segar. Kangkung kaya akan vitamin A dan C, mineral, serta zat besi yang sangat baik bagi tubuh.

menanam kangkung
foto: pertanianku

Di Indonesia sendiri kangkung sangat mudah dijumpai karena bisa ditanam di mana saja, bahkan di daerah perairan. Sayur ini merupakan tanaman yang menjalar, batangnya kecil, bulat panjang, berlubang di dalamnya, dan bergetah.

Menanam kangkung akan memiliki banyak manfaat. Selain bisa diolah menjadi sayur, kangkung bisa digunakan sebagai obat herbal. Daunnya bisa digunakan menjadi obat tidur karena bisa menenangkan saraf. Bagian akarnya bisa digunakan untuk obat wasir. Batang muda serta daunnya bisa diolah menjadi beragam jenis sayur.

Loading...

Kangkung bisa ditanam di semua tipe tanah, asalkan tanahnya subur, cukup mengandung lumpur, dan cukup air. Kangkung air bisa ditanam di daerah yang basah di kolam, rawa, atau sawah. Sementara, kangkung darat biasanya ditanam di daerah-daerah yang agak kering.

Waktu tanam kangkung yang baik adalah musim hujan untuk kangkung darat dan musim kemarau untuk kangkung air. Sementara, budidaya yang bertujuan untuk mengambil bijinya sebaiknya dilakukan pada musim kemarau. Budidaya ini biasanya digunakan untuk mengambil biji yang akan dijual menjadi bibit tanaman.

Jenis kangkung air bisa dikembangbiakkan dengan cara setek batang yang panjangnya 20—25 cm. Kebutuhan bibit setek untuk 1 m2 sebanyak 17 batang setek. Bibit setek dapat ditanam langsung pada lumpur kolam atau sawah yang airnya dangkal dengan jarak tanam 30 cm × 20 cm. Sementara, untuk kangkung darat perbanyakan dilakukan melalui biji. Biji kangkung ditanam pada media tanam atau bedengan yang sudah disediakan.

Baca Juga:  Keunggulan Menggunakan Hidroponik Starter

Lahan atau media tanam yang digunakan harus digemburkan terlebih dahulu dan diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 0,5 kg/m2. Selanjutnya, jika penanaman dilakukan pada lahan, buatlah bedengan dengan lebar 60 cm atau 1 m. Pada tanah yang masih subur atau rawa, tidak perlu menambahkan pupuk buatan. Namun, jika dibutuhkan, gunakan pupuk Urea sebanyak 100—200 kg/hektare.

Proses pemeliharaan kangkung cukup mudah, Anda hanya perlu menyiangi gulma yang tumbuh di sekitar pohon dan memberikan pupuk Urea saat tanaman sudah berumur 7 hari setelah tanam.

Anda bisa mendapatkan benih kangkung serta perlengkapan dan peralatan bertanam di rumah dengan membelinya langsung melalui online di Toko Trubus. Cukup pilih produk yang Anda inginkan, kemudian bayar sesuai dengan nilai belanja Anda. Toko Trubus akan mengirimkannya ke rumah Anda.

 

 

Loading...
Loading...