MUI akan Pastikan Kehalalan Daging Kerbau Impor Asal India


Pertanianku – Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengungkapkan, sampai saat ini daging kerbau impor dari India belum ada yang masuk ke tanah air. Daging-daging akan terlebih dahulu dipastikan kehalalannya melalui prosedur sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MUI akan Pastikan Kehalalan Daging Kerbau Impor Asal India

“Bulan ini kan baru mau disertifikasi MUI, besok tanggal 20, Kalo MUI sudah clear, baru deh bisa masuk,” jelas Djarot seperti dilansir Republika (19/7).

Djarot memprediksikan pemasukan daging kerbau India ke Tanah Air akan cukup makan waktu dan tidak akan datang pada Juli 2016. Daging-daging nantinya akan tiba di pelabuhan Jakarta. Barang impor tersebut akan banyak didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta.

Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI Osmena Gunawan menyebut, telah dilakukan pertemuan dan konsultasi antara MUI dan Bulog menyoal sertifikasi halal daging kerbau India. “Sudah ada (Bulog) yang berkonsultasi sebelum Ramadhan, Bulog yang mengajukan diri,” ucap Djarot.

Ia bersyukur karena Pemerintah dan Bulog sudah memahami kewajiban pemenuhan pangan masyarakat termasuk daging bukan hanya karena murahnya, melainkan harus memenuhi syarat halal dan thayyib.

Daging kerbau termasuk makanan halal secara dzat-nya. Namun, akan menjadi haram jika diolah dengan prosedur yang tidak sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Selain itu, harus pula diwaspadai potensi penyebaran Penyakin Mulut dan Kuku (PMK) melalui barang impor sehingga proses sertifikasi menjadi penting.

LPPOM MUI telah memiliki standar operasional untuk menetapkan barang pangan tertentu berhak mendapatkan sertifikasi halal atau tidak. Jangka waktu proses sertifikasi pun tidak lama, yakni tidak kurang dari satu bulan.

Baca Juga:  Pseudoliparis swirei, Spesies Baru dari Tempat Terdalam di Bumi
loading...
loading...