Mulsa, Bantu Hindarkan Tanaman dari Berbagai Serangan

PertaniankuKegunaan mulsa yang paling utama adalah mencegah tanaman yang baru ditanam agar tidak mudah dihinggapi berbagai hama, gulma, dan penyakit. Jenis mulsa yang paling banyak digunakan adalah mulsa plastik.

Kegunaan mulsa
Foto: pexels

Pengertian mulsa secara umum adalah material atau bahan apa pun yang digunakan sebagai penutup tanaman budidaya. Selain menjaga dari serangan gulma dan hama, mulsa juga diletakkan pada tanaman untuk menjaga kelembapan tanaman tersebut.

Pengaplikasian mulsa pun umumnya dilakukan sebelum penanaman dimulai. Mulsa bisa juga dipasangkan ketika sudah dilakukan penanaman, tetapi harus segera dilakukan agar fungsinya bisa maksimal. Mulsa digunakan saat tanaman yang dibudidayakan belum muncul ke permukaan tanah.

Loading...

Mulsa umumnya terbuat dari plastik. Namun, mulsa juga bisa bersifat permanen atau digunakan tanpa melepasnya kembali. Salah satunya adalah dari bahan serpihan kayu. Penggolongan mulsa ini bisa dibagi menjadi dua, yakni mulsa organik dan mulsa anorganik.

Mulsa organik

Mulsa ogranik disebut juga sebagai mulsa permanen. Hal ini karena pada saat menggunakan mulsa ini, tidak diperlukan pelepasan ketika tanaman sudah tumbuh dan siap panen. Mulsa organik akan terurai seiring berjalannya waktu.

Mulsa organik bisa terurai karena banyak hal mulai dari kondisi lingkungan, suhu, matahari, curah hujan, organisme tanah, hingga kelembapan udara. Mulsa organik juga terbukti menjadikan struktur tanah menjadi lebih baik. Dampak ini akan terasa dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Contoh mulsa organik yang banyak digunakan antara lain dedaunan, potongan rumput, lumut, serpihan kayu, jerami, kerdus atau kertas, dan tandan kosong buah sawit. Selain manfaatnya, mulsa organik juga dipilih karena lebih murah ketimbang mulsa anorganik.

Mulsa anorganik

Berbeda dengan mulsa organik, mulsa anorganik terbuat dari bahan-bahan sintetis. Bahan ini lebih sulit dicerna oleh alam dan tidak bisa terurai. Mulsa anorganik berupa plastik ini akan dipasang sebelum bibit tanaman ditanam. Penanaman akan dilakukan dengan melubangi tanah. Mulsa pun akan dilubangi sesuai dengan lubang tanam tersebut.

Baca Juga:  3 Ramuan Herbal Menurunkan Darah Tinggi Secara Alami

Contoh mulsa anorganik yang paling banyak digunakan adalah mulsa plastik. Plastik ini bisa berupa plastik transparan, plastik hitam perak, ataupun karung. Mulsa plastik yang paling mahal adalah jenis mulsa plastik hitam perak. Jenis ini biasa digunakan pada budidaya cabai.

Loading...
Loading...