Murbei


Murbei

A. Nama

  1. Nama ilmiah : Morus alba L.
  2. Nama daerah : walot (Sunda); murbai, besaran (Jawa); malur (Batak); nagas (Ambon); tambara mrica (Makassar).
  3. Nama asing : mulberry (Inggris), sangye (Cina).

B. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

Murbei mempunyai rasa pahit, manis, dan bersifat dingin. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam daun murbei, di antaranya ecdysterone, inokosterone, lupeol, b-sitosterol, rutin, moracetin, soquersetin, scopoletin, scopolin, alfa dan beta-hexenal, cis-g-hexenol, benzaldehide, eugenol, linalol, benzyl alkohol, butylamine, acetone, trigonelline, choline, adenin, asam amino, copper, zinc, vitamin (A, B, dan C), karoten, asam klorogenik, asam fumarat, asam folat, formyltetrahydrofolik acid, mioinositul, dan phytoestrogens. Rantingnya mengandung tanin dan vitamin A. Buahnya mengandung cyanidin, isoquercetin, sakarida, asam linoleat,asam stearat, asam oleat, dan vitamin (B1, B2, dan C), serta karoten. Kulit batang murbei mengandung triterpenoids (alfa dan beta-amyrin, sitosterol, dan sitosterol¬a-glucosode), Flavonoids (morussin, cyclomorusin, kuwanone [A, B, dan C], serta xydihydromorusin), Coumarins (umbellliferonedan sapoletin). Kulit akar murbei mengandung derivatflavone mulberrin, mulberrochromene, cyclomulberrin, cyclomulberrochromene, morussin, mulberrofuran A, betulinic acid, scopoletin, ~amyrin, b-amyrin, undecaprenol, dan dodecaprenol. Sementara bijinya mengandung urease. Bahan kimia yang terkandung dalam tanaman akan masuk ke meridian paru dan hati.

Efek farmakologis murbei di antaranya peluruh kentut (karminatif ), pereda demam (antipiretik), peluruh keringat (diaforetik), peluruh kencing (diuretik), pendingin darah, dan penerang penglihatan. Daun (sangye) murbei digunakan untuk mengobati demam, flu, malaria, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit gigi, rematik, darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), kaki gajah (elephantiatis tungkai bawah), sakit kulit, bisul, radang mata merah (conjunctivitis acute), keringat malam, muntah darah, batuk darah akibat darah panas, memperbanyak air susu ibu (ASI), dan mengatasi gangguan saluran pencernaan.

Baca Juga:  Minyak Kelapa dan Lemon Bantu Kecilkan Pori-pori Wajah

Kulit akar murbei (sang bai pi) digunakan untuk mengobati sakit gigi, tidak dapat haid, batuk berdahak, sesak papas (asma), muka bengkak (edema), kencing yang nyeri dan susah (disuria), dan cacingan. Buah murbei (sang shen) digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), jantung berdebar (palpitasi), kencing manis (diabetes melitus), rasa haus dan mulut kering, sukar tidur (insomnia), batuk berdahak, pendengaran berkurang dan penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), tuli, pusing tujuh keliling (vertigo), hepatitis kronis, sembelit pada orang tug, kurang darah (anemia), neurastemia, sakit otot dan persendian, sakit tenggorokan, serta rambut beruban sebelum waktunya.

Ranting (sang zhi) murbei digunakan untuk mengobati rematik, tangan dan kaki terasa baal dan sakit, sakit pinggang (lumbago), kram pada tangan dan kaki, tekanan darah tinggi (hipertensi), serta menyuburkan pertumbuhan rambut.

C. Bagian yang Digunakan dan Pemanfaatannya

Daun, kulit akar, buah, dan ranting murbei dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit berikut.

  1. Memperbanyak ASI (air susu ibu)

Masak daun murbei muda sebagai sayur, lalu makan bersama. nasi.

  1. Pembersih darah pada bisul dan radang kulit

Cuci 1 genggam daun murbei segar, lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum sekaligus secara rutin.

  1. Luka dan borok

Cuci daun murbei segar, lalu olesi dengan minyak kelapa. Layukan daun di atas api, lalu remas-remas. Gunakan remasan daun murbei sebagai tapel pada luka. Sebelum diberi tapel, cuci luka terlebih dahulu dengan rebusan akar trengguli atau alkohol 70%.

  1. Digigit ular

Cuci bersih 20 g daun murbei segar, lalu giling sampai halus. Rebus bahan dengan ½ gelas air masak selama 15 menit. Peras air rebusannya, saring, lalu minum airnya sekaligus. Lakukan sebanyak tiga kali sehari.

  1. Jantung lemah
Baca Juga:  Brokoli Bisa Sehatkan Usus Bahkan Cegah Kanker

Giling buah murbei secukupnya dengan menggunakan blender, lalu minum air jusnya sekaligus. Lakukan pengobatan tiga kali sehari.

  1. Hepatitis kronis, kurang darah, dan tekanan darah tinggi

Cuci bersih 10 g buah murbei segar, lalu blender dengan 1 gelas air masak. Minum hasilnya sekaligus. Lakukan dua kali sehari dengan dosis sama.

  1. Rematik serta tangan dan kaki baal dan sakit

Rebus 15 g ranting murbei kering dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum.

 

Catatan:

Hindari pemakaian buah murbei bila sedang diare akibat dingin, adanya defisiensi limpa dan lambung, dan penderita mengalami sindrom

 

Sumber: Buku 262 Tanaman Obat dan Khasiatnya

 

loading...
loading...